UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

PGI akan melakukan pendidikan kader politik secara terencana

Januari 30, 2013

PGI akan melakukan pendidikan kader politik secara terencana

 

Salah satu hasil dari sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL PGI) tahun 2013 terkait dengan situasi politik.

PGI hendaknya memainkan peran profetik berdasarkan Alkitab karena hal itu sangat penting bagi PGI untuk melakukan pendidikan kader di bidang politik secara lebih terencana, demikian siaran pers yang diterima Pos Kupang dari kepala biro PGI, Pendeta Hendrik Lokra, Senin (28/1/2013), seperti dilansir poskupang.com.

Di dalam siaran pers tersebut  bahwa ada banyak pendapat peserta yang meminta dukungan praktis PGI kepada salah satu calon presiden atau kepala daerah – kepala daerah di Indonesia.

“Namun, MPH PGI memandang bahwa PGI tidak mungkin melakukan hal itu. PGI memainkan peran profetik berdasarkan Alkitab. Karena itu, sangat penting bagi PGI untuk melakukan pendidikan kader di bidang politik secara lebih terencana,” tulisnya.

Di dalam sidang MPL PGI ini, lanjutnya, isu-isu yang digumuli selama tiga hari persidangan yakni konflik agraria dan sumber daya alam, persoalan kebebasan beragama, perubahan kurikulum tahun 2013 serta arak-arakan keesaan Gereja.

Terkait konflik agraria dan SDA, kata Pendeta Hendrik, persoalan itu terjadi seluruh tanah air telah menjadi perhatian Gereja-gereja di Indonesia.

Hal ini dilatarbelakangi oleh sikap pemerintah yang kurang memihak pada kepentingan rakyat, melainkan lebih memihak pada para pemilik modal.

“Akibatnya rakyat yang notabene penduduk asli wilayah tersebut menjadi korban eksploitasi perusahaan-perusahaan besar (pemilik modal) sehingga mereka terpinggirkan. Hal ini jelas-jelas melanggar Konstitusi Negara RI yang menyatakan bahwa Negara menguasai sumber daya alam Indonesia dan dikelola untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

“Gereja-gereja,” tambahnya, “melihat bahwa negara tidak lagi menaati UUD Negara RI tahun 1945 tersebut, karena lebih mementingkan kepentingan para pemilik modal.”

Sidang Raya XVI dan MPL PGI tahun 2014 akan berlangsung di Pulau Nias, Sumatra Utara.

 

One response to “PGI akan melakukan pendidikan kader politik secara terencana”

  1. Bernardus Wato Ole says:

    Pendidikan kader politik secara terencana oleh PGI, menurut saya merupakan sebuah langkah besar. Para tokoh Gereja tidak perlu terlibat dalam politik praktis, tetapi harus mempersiapkan kader-kader politisi yang handal, yang punya dasar iman, etika dan moral Kristiani. Dalam kaitan dengan langkah besar itu kalau boleh saya anjurkan untuk bergandengan tangan dengan Gereja Katolik (KWI). Kerja sama tidak cukup dengan palaksanaan Natal Ekumene, tatapi juga perlu nampak dalam hal seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi