UCAN Indonesia Catholic Church News

Protes terkait lahan keuskupan berakhir dengan kekerasan

30/01/2013

Protes terkait lahan keuskupan berakhir dengan kekerasan thumbnail

 

Sebuah sengketa lahan antara umat Katolik di kota Leshan dan perusahaan konstruksi lokal berubah menjadi kekerasan pada Senin, di mana dua umat harus dirawat di rumah sakit.

Sekitar 100 pengunjuk rasa berkumpul pada  Senin malam dan  Selasa pagi di luar sebuah lokasi konstruksi untuk menuntut bahwa Perusahan Renshou Sanyou membayar utang kepada keuskupan terkait tanah yang dijual untuk membangun kompleks perumahan.

Para pengunjuk rasa mengatakan perusahaan itu telah mengabaikan tuntutan sebelumnya untuk pembayaran dan berupaya membubarkan mereka dengan mengirimkan seorang penjaga keamanan, yang diduga melemparkan batu dan menyerang beberapa orang dalam aksi itu.

Dua umat sekarang berada di rumah sakit, seorang wanita berusi 60-an tahun dalam kondisi kritis, demikian ungkap para pengunjuk rasa.

Pastor Joseph Tong Hengjiu, yang mengawasi peralihan tanah tersebut dengan  Perusahan Renshou Sanyou, mengatakan kepada ucanews.com bahwa pemerintah daerah telah memberikan Keuskupan Leshan tanah dengan luas lebih dari 13.333 meter persegi untuk membangun wisma uskup yang baru.

Keuskupan itu menggunakan seperempat dari tanah yang diberikan itu dan sisanya dijual kepada Renshou Sanyou sekitar 58 juta yuan (US$ 9,3 juta). Perusahaan itu sepakat membayar jumlah dana tersebut pada Agustus 2011, tetapi ditunda hingga tanggal jatuh tempo pada Mei tahun lalu menyusul mediasi dengan pemerintah kota.

Pastor Tong mengatakan pihaknya masih belum menerima dana tersebut, meskipun perusahaan itu telah menyelesaikan sebagian dari proyek perumahan itu, salah satu bangunan dijadwalkan akan diserahkan kepada pembeli pada Selasa.

“Mereka akan mendapatkan ratusan juta yuan, tetapi mereka tidak mau membayar utang kepada keuskupan kami,” katanya, seraya menambahkan bahwa rencana pembangunan keuskupan itu sendiri harus dihentikan karena kurangnya dana.

Setelah mendengar tunggakkan pembayaran minggu lalu dari laporan keuangan keuskupan, umat melakukan aksi demonstrasi ke lokasi pembangunan menuntut pembayaran.

Lima imam diosesan bergabung bersama para pengunjuk rasa pada Selasa, sementara para pejabat dari Departemen Agama dan biro Keamanan Publik membuka sebuah penyelidikan terkait serangan yang dituduhkan terhadap para demonstran dan mengatur pertemuan di antara keuskupan dan perusahaan.

Pastor Tong mengatakan para imam setempat dan umat tidak akan takut dengan ancaman kekerasan dan pihaknya akan terus mempertahankan “hak hukum dan kepentingan Gereja.”

Sumber: Diocese land deal protest turns violent

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  2. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  3. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  4. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  5. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  6. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  7. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  8. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  9. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  10. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  1. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  2. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  3. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  4. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  5. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  6. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  7. Pemuda Katolik imbau publik tidak pilih petahana yang gagal layani rakyat
  8. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  9. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  10. Ensiklik Laudato Si’ mulai diterapkan di keuskupan India
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online