UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Hari Kaum Muda Sedunia di Brasil akan lebih banyak peserta ketimbang Piala Dunia

31/01/2013

Hari Kaum Muda Sedunia di Brasil akan lebih banyak peserta ketimbang Piala Dunia thumbnail

 

Hari Kaum Muda Sedunia (WYD, World Youth Day) 2013 di Rio de Janeiro, Brasil  kurang dari enam bulan lagi, dan acara ini akan lebih meriah ketimbang piala dunia (pertandingan sepak bola), sebuah cabang olahraga yang paling digemari di Brasil.

WYD sangat penting, bukan hanya bagi hampir setengah umat Katolik dunia yang tinggal di Amerika Latin, namun saat ini Gereja sedang menghadapi persaingan ketat dengan gerakan evagelis dan munculnya sekularisme.

Bagi Brasil, Hari Kaum Muda Sedunia adalah acara pertama dari tiga peristiwa besar yang akan membawa raksasa Amerika Selatan itu menjadi pusat perhatian internasional.

Dua peristiwa lain yang akan digelar di negara itu: Piala Dunia tahun 2014 dan Olimpiade tahun 2016.

Vatikan Insider mewawancarai Joao Kardinal Braz de Lisboa dari Brasil, Prefek Kongregasi Tarekat Hidup Bakti dan Hidup Kerasulan, saat ia mempersiapkan untuk menghadiri pertemuan tahunan para uskup, teman-teman dari gerakan Focolare, yang diadakan di Roma dua hari ke depan.

Terkait fasilitas, kata Kardinal Braz, persiapan sudah sangat baik. Awalnya, polisi, khususnya di Rio, memusatkan perhatian mereka pada Piala Dunia dan Olimpiade karena mereka tidak cukup menyadari kegiatan WYD ini.

Piala Dunia akan menarik 300-500 ribu penonton, sementara 1,5 juta hingga dua juta orang akan berada di Brasil untuk WYD tersebut. Awalnya, polisi tidak mengerti mengapa kita berbicara angka tersebut. “Apa Anda tidak melihat apa yang terjadi di Madrid?”, jawabnya.

Polisi benar-benar akan bekerja keras. Koordinasi di antara Roma dan Rio sangat kuat dalam menyelengarakan acara ini.

Selama bertahun-tahun, WYD telah menjadi acara yang semakin penting bagi Gereja. Acara ini memiliki gema yang kuat di Amerika Latin, karena kehadiran orang-orang muda dari negara-negara di benua ini masih sangat kuat dan orang-orang terus menunjukkan keterbukaan besar dalam pencarian mereka untuk makna kehidupan.

Tahun 2007 Paus Benediktus berkunjung ke Brasil. Kunjungan Paus saat itu memberikan peluang yang luar biasa bagi orang muda dan meneguhkan identitas mereka.

“Saya berada di São Paulo pada acara tersebut. Orang awalnya berpikir Paus ini adalah seorang teolog dan seorang akademisi. Dia tidak akan memiliki banyak hubungan dengan orang-orang,” kata kardinal itu.

Tapi, ketika Paus itu datang, katanya, konsep masyarakat berubah total. Keraguan orang bisa dipahami karena Paus Benediktus dianggap sangat berbeda dengan Mendiang Yohanes Paulus II.

Di Gereja Brasil, katanya,  orang menyaksikan masalah yang sedang berlangsung termasuk kemiskinan meskipun hal itu sudah mulai membaik.

“Gereja telah mengakui Komunitas Basis Gerejani. Apa yang kita butuhkan adalah mencari solusi terkait masalah sosial melalui perspektif iman daripada melihatnya dari sudut pandang ideologis dan sosiologis,” tambahnya.

Sumber:  Brazil’s World Youth Day will be bigger than the World Cup

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kemajuan sosial di Indonesia kala perempuan menerima penghargaan
  2. Presiden SBY dinilai kurang mampu menjaga keberagaman
  3. Pesan 'Urbi et Orbi' Paus Fransiskus pada Hari Raya Paskah 2014
  4. Ribuan umat Islam hadiri deklarasi anti-Syiah di Bandung
  5. “Keselamatan akan segera datang kepada saya," tulis Asia Bibi dari balik jeruji besi
  6. Tim delapan kardinal mulai membahas lagi reformasi
  7. Presiden ucapkan selamat Paskah
  8. Pria Kristen dibunuh karena tolak masuk Islam
  9. Komnas HAM: Aliansi tak berhak larang ajaran Syiah
  10. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  1. Kemajuan sosial di Indonesia kala perempuan menerima penghargaan
  2. Pria Kristen dibunuh karena tolak masuk Islam
  3. Penerapan Hukum Syariah di Brunei mengancam orang Kristen
  4. Uskup pimpin Misa Paskah bersama penderita kusta
  5. Pertanyaan muncul terkait kanonisasi yang cepat terhadap dua Paus
  6. Presiden SBY dinilai kurang mampu menjaga keberagaman
  7. NGO desak hukuman lebih berat untuk pelaku kejahatan seksual terhadap anak
  8. Umat Katolik Papua Nugini menghormati misionaris pertama
  9. Hari Bumi, pemuka agama jadi kunci pelestarian lingkungan
  10. Imam anti-nuklir berjuang jadi anggota parlemen
  1. hmmm..semoga saja isa di tata dengan baik oleh pengurus dengan di bantu pemerint...
    Said kornelius,.. on 2014-04-19 09:49:00
  2. Setuju Romo....rakyat butuh media untuk bisa benar-benar mengenal calon presiden...
    Said Fransisca Ninin Nilamsari on 2014-04-17 19:59:00
  3. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  4. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  5. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  6. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  7. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  8. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  9. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  10. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
UCAN India Books Online