UCAN Indonesia Catholic Church News

Pastor dan suster ikut protes terkait pembunuhan wartawan

31/01/2013

Pastor dan suster ikut protes terkait pembunuhan wartawan thumbnail

 

Lebih dari 200 wartawan, anggota parlemen dan para aktivis hak termasuk para pastor dan suster mengangkat foto-foto para jurnalis yang dibunuh dalam sebuah aksi protes di Kolombo, Sri Lanka pada Selasa.

“Pemerintah harus melakukan penyelidikan secara tuntas atas pembunuhan dan serangan terhadap semua wartawan dan membuat Undang-Undang Hak untuk Information tanpa harus ditunda,” kata Sunil Jayasekara, ketua Gerakan Media Bebas.

“Sebanyak 138 kasus serangan terhadap para wartawan dan lembaga-lembaga media selama dekade terakhir, dan 17 wartawan telah tewas selama tujuh tahun terakhir,” katanya. “Tidak ada seorangpun pelaku dihukum.”

Jayasekara mengatakan bahwa dalam empat tahun terakhir, editor dari mingguan berbahasa Inggris, Lasantha Wickrematunge, ditembak mati di mobilnya pada siang hari di zona keamanan yang ketat, sebuah stasiun televisi swasta diserang, dan wartawan media online dan kartunis politik Prageeth Eknaligoda hilang dua hari sebelum pemilu dan kantornya dibakar.

Para tersangka terkait pembunuhan Wickrematunge dibebaskan karena kurangnya bukti, kata Menteri Media Massa dan Informasi Keheliya Rambukwella dalam konferensi pers belum lama ini.

Bulan ini telah dijadikan ‘Januari Kelabu’ oleh Aliansi Organisasi-Organisasi  Media karena tingginya jumlah serangan.

“Sebuah kelompok tak dikenal menyerang Udayan, sebuah surat kabar Tamil pada 11 Januari, dan editornya diserang tahun 2012,” kata Samanmali Gunasinghe, ketua organisasi untuk Hak Azasi Perempuan.

“Keadilan harus dipenuhi,” katanya.

Para pakar hukum pada aksi itu menyerukan diakhirinya kekerasan terhadap media dan juga peningkatan transparansi.

“Orang-orang memiliki hak untuk tahu tentang informasi terkait pengeluaran pemerintah,” kata pengacara Srinath Perera.

Tapi, Sekretaris Kementerian Media Massa dan Informasi Charitha Herath mengatakan pembuatan Undang-Undang Hak untuk Information tidak bisa mengorbankan keamanan nasional.

Pemerintah telah membantah keterlibatan dalam berbagai serangan yang dilakukan terhadap para jurnalis atau organisasi media.

Sumber: Hundreds protest over journalists’ killings

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  3. Ensiklik Laudato Si' mulai diterapkan di keuskupan India
  4. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  5. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  6. Pemimpin Gereja sambut baik pembebasan pria Kristen terkait penghujatan
  7. Paroki harus manfaatkan FKUB
  8. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  9. Kasimo layak mendapat gelar Pahlawan Nasional
  10. Ziarah tahunan contoh kerukunan antaragama
  1. Paus Fransiskus: Jangan takut mengaku dosa
  2. Protes pembongkaran salib di Tiongkok mendapatkan banyak dukungan
  3. Dua tahun setelah Topan Haiyan, pengungsi tetap berada dalam ‘kondisi memprihatinkan’
  4. Jangan ada peristiwa Tolikara jilid II
  5. Amendemen UUD 45 perlu dikaji lagi
  6. Di Banglades, warga pesisir menjadi korban akibat perubahan iklim
  7. Kehidupan berbahaya di perbatasan Banglades-India
  8. Puluhan orang tewas di seluruh Asia Selatan akibat banjir
  9. Masyarakat adat di Banglades tuntut pengakuan atas hak-hak mereka
  10. Aktivis dari 28 negara bahas dampak kerusakan akibat pertambangan
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online