Umat Katolik dan Protestan di Tual siap sukseskan MTQ

31/01/2013

Umat Katolik dan Protestan di Tual siap sukseskan MTQ thumbnail

Ilustrasi (Foto:dok/riau.kemenag.go.id)

 

Warga Kristen, baik Katolik maupun Protestan¬† di Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara siap menyukseskan perhelatan “Musabaqah Tilawatil Quran” (MTQ) tingkat Provinsi Maluku XXV di daerah itu, Mei 2013.

“Para pimpinan agama Kristen Protestan maupun Katolik terlibat sebagai panitia perhelatan MTQ ini, termasuk warganya sebagai cerminan hidup orang basudara,” kata Kepala Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual Djamaluddin Bugis ketika dikonfirmasi, Kamis (31/1), seperti dilansir shnews.co.

Kota Tual yang dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tenggara sesuai UU No 31 Tahun 2007 tertanggal 10 Juli 2007 ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Maluku 2013 sesuai hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda) LPTQ ke-24 di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, 26 Mei 2011.

“Jadi dibingkai budaya Ain Ni Ain (kita semua orang bersaudara) sebagai warisan leluhur menjadi modal untuk menyukseskan MTQ tingkat Provinsi Maluku XXV,” ujarnya.

Djamaluddin yang wilayah kerjanya masih membawahi dua daerah itu mengakui masyarakat di Kota Tual didukung dari Maluku Tenggara juga siap menyukseskan MTQ tingkat Provinsi Maluku sebagaimana sukses menjadi tuan rumah sebelumnya.

“Masyarakat menunjukan kepedulian maupun peranserta tinggi untuk menyukseskan perhelatan MTQ tersebut sehingga Kota Tual maupun Langgur, Ibu Kota Kabupaten Maluku Tenggara saat ini mulai bersolek dalam rangka menerima para kafilah dari delapan kabupaten dan Kota Ambon,” katanya.

Disinggung sarana maupun prasarana, dia menjelaskan, sedang dirampungkan arena utama di lapangan sepak bola serta tiga gedung lainnya.

“Sarana dan prasarana ini dijadwalkan rampung April 2013 sehingga tinggal pembenahan untuk dimanfaatkan guna menyukseskan lomba,” ujar Djamaluddin.

Wali Kota Tual, M M Thamher optimistis MTQ tingkat Provinsi Maluku di daerahnya bakal sukses karena peran serta umat Kristen, baik Protestan maupun Katolik yang sejak dini telah bertekad mendukung perhelatan tersebut.

“Pimpinan umat Kristen maupun jemaatnya menyadari bahwa MTQ merupakan tanggung jawab seluruh warga Kota Tual, sehingga harus saling membantu, termasuk memelihara stabilitas keamanan demi suksesnya kegiatan itu,” katanya.

Ketua DPRD Kota Tual Rudolf Marthen Waremra juga memastikan siap menyukseskan perhelatan MTQ tingkat Provinsi Maluku XXV di daerah setempat.

“Kami memberikan dukungan penuh, baik secara politis maupun bagian dari tanggung jawab sebagai tuan rumah perhelatan yang harus sukses,” katanya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online