UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Angka remaja Indonesia yang melahirkan sangat mencemaskan

01/02/2013

Angka remaja Indonesia yang melahirkan sangat mencemaskan thumbnail

Menkes Nafsiah Mboi

 

Angka remaja Indonesia yang melahirkan sangat mengkhawatirkan. Itu karena terjadi peningkatan tajam pada angka kelahiran di bawah usia 20 tahun.

Hasil Survei Demografi Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012 menunjukkan fertilitas tingkat remaja kelompok usia 15-19 tahun mengalami kenaikan dari 35 menjadi 48 kelahiran per 1.000 penduduk. Target yang ingin dicapai tahun 2014 adalah 30 kelahiran per 1.000 penduduk.

“Hasil SDKI ini membuka mata kita, tapi kita jangan berkecil hati. Ini harus mampu membangkitkan create sense of crisis. Masalah ini harus jadi tanggung jawab semua, bukan hanya pada BKKBN,” kata Menteri Kesehatan Nafsiah Mboy, Rabu (30/1) usai pembukaan Rakernas Pembangunan Kependudukan dan KB Tahun 2013.

Menkes mengatakan, tingginya angka kelahiran di kalangan remaja akan berdampak terhadap angka kematian ibu dan bayi.

Kelahiran yang terjadi pada usia terlalu muda atau juga pada usia terlalu tua bisa berisiko sangat tinggi.

“Sekarang bagaimana mendorong agar usia di bawah 20 tahun menunda kelahiran anak sampai usia mapan,” kata Menkes.

Plt Kepala BKKBN Sudibyo Alimuso menegaskan, meningkatnya angka kesuburuan pada usia remaja yang ditandai dengan peningkatan ASFR adalah tantangan berat.

Oleh karena itu, kampanye peningkatan pendewasaan usia pernikahan dan menurunkan angka fertilitas remaja harus dilakukan demi mencegah perkawinan usia dini.

BKKBN akan melakukan kampanye kesehatan reproduksi ke sekolah-sekolah hingga SMP. “Mulai tahun ini BKKBN akan membangun pusat informasi dan konseling hingga SMP,” katanya.

Selain tingginya kelahiran pada remaja, Sudibyo menjelaskan, hasil SDKI juga menunjukkan program KB belum sesuai target. Target indikator TFR sebesar 2,1 pada 2014 masih tercapai 2,6 tahun 2012.

Target angka pemakaian kontrasepsi (CPR) sebesar 65 persen tahun 2014 baru tercapai 57,9 persen, sedangkan target unmet need sebesar 5 persen tahun 2014 hanya dicapai 8,5 persen tahun 2012.

Sementara itu Menko Perekonomian Agung Laksono menegaskan, tingginya hasil SDKI merupakan tugas berat dan tantangan, tidak hanya bagi BKKBN, tapi juga pemerintah pusat dan daerah. Semua lembaga lintas sektoral harus dalam koordinasi kuat untuk mengambil kebijakan nyata.

“Indonesia diprediksi menjadi salah satu negara yang kuat perekonomiannya. Karena itu, harus disiapkan manusia yang  berkualitas, tangguh, dan berdaya saing sejak dini. Program Kependudukan dan KB paling berperan untuk mencapai manusia yang  berkualitas,” kata Menko.

Ia mengingatkan pembangunan kependudukan dan KB adalah urusan wajib pemda. Karena itu, pemda tidak bisa mengabaikan KB dalam setiap kebijakannya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  4. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  5. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  6. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  7. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  8. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  9. Jemaat GKI Yasmin tolak ibadah Natal di tempat lain
  10. PGI: Sebelum hadiri Natal di Papua, Jokowi harus tunjukkan sikap tegas atas tragedi Paniai
  1. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  2. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  6. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  7. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  10. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online