HRW: Indonesia gagal menjamin hak minoritas agama

01/02/2013

HRW: Indonesia gagal menjamin hak minoritas agama thumbnail

 

Lemahnya penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang menimpa kaum minoritas agama serta masih adanya peraturan-peraturan yang dikriminatif menunjukkan kegagalan pemerintah Indonesia menjamin perlindungan bagi minoritas agama, demikian kata Human Rights Watch (HRW) dalam laporan terbaru mereka yang dirilis pada Kamis (31/1).

“Para pemimpin Indonesia perlu menunjukkan komitmen nyata dan mengecam kekerasan, merevisi undang-undang yang diskriminatif dan memastikan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas pelanggaran kebebasan beragama dihukum”, kata Wakil Direktur HRW Asia Phelim Kine.

HRW juga menyoroti peran polisi yang dinilai ”terlibat dalam tindakan kekerasan terhadap minoritas agama”.

“Pada 26 Agustus 2012, polisi diam sementara ratusan militan Sunni membakar 50 rumah di sebuah desa Syiah di Pulau Madura, menewaskan satu orang,” jelas HRW, seraya mencotohkan penyerangan terhadap kaum Syiah di Jawa Timur tahun lalu.

Menanggapi laporan ini, Theophilus Bela , Sekertaris Jenderal Committee on Religion for Peace mengatakan, persoalan yang menimpa minoritas tidak akan berhenti selama sikap pemerintah tidak mau berubah karena menurutnya dalam sejumlah kasus pemerintah menjadi aktor intimidasi terhadap minoritas.

“Umumnya demi kepentingan politik menjelang pemilihan kepala daerah, bupati atau walikota berusaha menarik simpati kaum mayoritas karena dianggap akan memberi keuntungan bagi kelangsungan kekuasaan, sementara hak-hak minoritas diabaikan. Ketika ada kekerasan terhadap kaum minoritas tidak ada tindakan tegas, takut tidak mendapat dukungan,“ kata Bela, yang juga Ketua Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) kepada ucanews.com hari ini.

Berdasarkan data FKKJ tahun lalu, di seluruh Indonesia khusus untuk kasus yang menimpa gereja berjumlah 75, berupa serangan dan ancaman, bahkan ada gereja yang dibakar. Jumlah ini meningkat bila dibanding dengan beberapa tahun sebelumnya, seperti tahun 2009 (8 kasus), 2010 (47 kasus) dan 2011 (64 kasus).

Sementara itu, Natalis Pigai, Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai, persoalan makin diperparah karena banyak pejabat pemerintah yang tidak memiliki perpektif HAM.

”Lihat saja, ada banyak aturan dikriminatif, tapi tidak dianggap sebagai persoalan. Pemerintah daerah biarkan saja. Pemerintahh pusat juga sama”, tegasnya.

Ryan Dagur, Jakarta




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam Filipina yang ditawan teroris terlihat masih hidup
  2. Paus ingatkan orang Kristen agar tidak bergantung pada ramalan
  3. Uskup Filipina meminta para imam agar lebih bijak
  4. Kontroversi atas nominasi calon presiden India dari kelompok garis keras
  5. Upaya menghijaukan wilayah tandus Myanmar
  6. Tuhan mengasihi dan memilih orang yang rendah hati, kata Paus
  7. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  8. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  9. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  10. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online