UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Romo Benny: Harus ada sanksi sosial bagi partai koruptor

01/02/2013

Romo Benny: Harus ada sanksi sosial bagi partai koruptor thumbnail

 

Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (Komisi HAK KWI) Romo Antonius Benny Susetyo menilai kasus korupsi yang menjerat oknum partai politik membuat keadaban politik tidak berkembang.

“Selama sistem politik biaya tinggi masih berlangsung, maka korupsi dan manipulasi menjadi hal yang biasa,” kata Romo Benny seperti dikutip dari Antara, Kamis (31/1/2013).

Dia mengatakan, masyarakat semakin tidak percaya partai politik memiliki kejelasan visi melayani rakyat.

Menurut Romo Benny, partai politik tidak bisa diharapkan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Romo Benny menyarankan agar masyarakat berani memberi sanksi sosial bagi partai politik dengan tidak memilih partai yang anggotanya terlibat dalam praktik korupsi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lutfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka kasus dugaan suap impor daging sapi yang melibatkan PT Indoguna Utama.

“Dari hasil gelar perkara tadi disimpulkan bahwa KPK telah menemukan dua alat bukti yang cukup adanya tindak pidana penyuapan yang dilakukan oleh JE (Juard Effendi) dan AAE (Arya Abdi Effendi) dengan salah satu anggota DPR atas nama LHI (Lutfi Hasan Ishaaq),” kata juru bicara KPK Johan Budi.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pakistan usir para biarawati meski telah mengabdi lebih dari satu dekade
  2. Ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan dibahas dalam acara buka puasa bersama lintas agama
  3. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  4. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  5. Mantan Gubernur NTT Ben Mboi tutup usia
  6. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  7. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  8. Umat Katolik di Hong Kong adakan ibadat Jalan Salib demi demokrasi
  9. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  2. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  3. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  4. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  5. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  6. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  7. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  8. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  9. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  10. Wanita Katolik rayakan HUT ke-91 WKRI
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online