UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Vatikan: Pentingnya memahami orang muda

01/02/2013

Vatikan: Pentingnya memahami orang muda thumbnail

 

Dewan Kepausan untuk Kebudayaan Vatikan memperingatkan pada Kamis (31/1) bahwa Gereja Katolik akan menghadapi resiko kehilangan generasi masa depan jika Gereja tidak belajar bagaimana memahami orang muda, bahasa dan budaya mereka.

Dewan itu mengundang para sosiolog, pakar web dan para teolog untuk acara yang berlangsung tiga hari dari 6-9 Februari. Acara, yang berlangsung tertutup itu bertujuan mempelajari “budaya kaum muda yang sedang berkembang.”

Menurut kertas kerja yang dikeluarkan menjelang pertemuan itu, Gereja akan berisiko bila “memberikan jawaban yang tidak sesuai dengan pertanyaan” jika pihaknya tidak belajar “realitas budaya kaum muda.”

Sebuah studi yang dirilis pada Oktober lalu oleh Pew Forum on Religion & Public Life menunjukkan bahwa orang muda semakin terputus dari agama, misalnya, di Amerika salah satu dari tiga orang berusia 18-29 tahun menyatakan diri mereka sebagai tidak berafiliasi dengan agama.

Pastor Melchor Sanchez de Toca, wakil dewan itu, mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa masalah kaum muda Gereja bukan hanya “kuantitas”, yang ditunjukkan dengan penurunan, seperti pembaptisan dan kehadiran di gereja, tetapi juga “kualitas.”

Dunia kaum muda, katanya, telah berubah secara “radikal”, tapi Gereja “masih menawarkan apa yang telah terjadi 500 tahun lalu.”

“Kami terus memberikan jawaban yang sama, tetapi cara mengajukan pertanyaan sekarang benar-benar berbeda.”

Meskipun budaya orang muda sering ditandai dengan individualisme, pendangkalan dan hedonisme, ketua dewan itu, Gianfranco Kardinal Ravasi, mengatakan dalam konferensi pers hari Kamis bahwa “keragaman” itu “tidak hanya negatif” tetapi “berisi benih keberhasilan dan kesejatian.”

Dalam upayanya untuk memahami bahasa dan perasaan orang muda, Kardinal Ravasi mengaku ia mendengarkan CD mendiang penyanyi pop Inggris Amy Winehouse, yang mencatat “sebuah pencarian makna hidup yang muncul dari musik dan liriknya.”

Pertemuan Vatikan untuk pertama kalinya itu akan dibuka dengan sebuah konser rock oleh band rock Kristen Italia The Sun.

Peserta, sebagian besar para uskup Katolik dan pemimpin awam, juga akan mendengar aktivis muda Katolik dari negara-negara termasuk Indonesia dan Madagaskar, sementara blogger Amerika Pia de Solenni akan berbicara tentang “emotional alphabet” dari para generasi muda.

Sumber: Vatican admits an urgent need to understand youth

 

  • franstantri dharma

    Hal-hal negatif yang disebutkan di atas merupakan kegagalan atau tantangan yang tak terjawab oleh ortu sendiri. Ada ortu yang menganggap perbaikan yang mau dilakukan hanya omdo dan khayalan yang tak mungkin diwujudkan. Nah seperti apa semua itu mau dijawab oleh ormud? Tentu bergantung dari potensi yang mau dikembangkan. Buktinya ada ormud yang sanggup menciptakan dana milyardan rupiah untuk membantu gereja di pelosok melalui fb. Ada cara suksesi yang musti para Ortu lakukan dan didengarkan oleh ormud.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  4. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  5. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  6. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  7. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  8. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  9. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  10. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  1. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  2. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  3. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  6. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  7. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  10. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online