Demi memperoleh anak, ajaran Gereja pun diabaikan

04/02/2013

Demi memperoleh anak, ajaran Gereja pun diabaikan thumbnail

 

Ketika istri John Tran Minh Chien tidak bisa hamil setelah tujuh tahun menikah, pasangan ini memutuskan untuk pergi dari rumah mereka di barat daya Propinsi Kien Giang, Vietnam menuju Ho Chi Minh City dalam upaya mendapatkan bantuan medis.

Chien, seorang sopir traktor, ditemukan menderita infertilitas (tidak subur), katanya.

“Istri saya tidak bisa hamil setelah saya menerima pengobatan kesuburan dari rumah sakit tahun lalu,” katanya. “Jadi tahun ini kami memutuskan untuk ikut program fertilisasi in vitro [IVF atau program bayi tabung] untuk memperoleh anak.”

Sebagai seorang Katolik, Chien dianggap menentang ajaran imannya.

Pastor Louis Nguyen Anh Tuan, sekretaris eksekutif Komisi Kerasulan Keluarga dan Kehidupan Konferensi Waligereja Vietnam, menyatakan IVF melawan nilai-nilai moral Kristen.

“Setiap pembuangan embrio adalah kejahatan,” tambahnya.

Pastor Dominic Tran Cong Hien, seorang pakar tentang konsep keluarga dari Keuskupan Xuan Loc di selatan negara itu, mengatakan bahwa pasangan tanpa anak boleh memiliki pilihan lain ketimbang IVF.

Mereka harus berdoa kepada Tuhan untuk mengatasi budaya tersebut dan memilih adopsi, tambahnya.

Dalam praktek, adopsi adalah pilihan yang jarang disukai di Vietnam.

“Kami tidak ingin mengadopsi karena anak-anak yang diadopsi mungkin meninggalkan kami ketika kami sudah tua,” kata Chien.

Di Vietnam anak-anak diharapkan mengurus keuangan orang tua setelah mereka pensiun.

Anna Huynh Thi Nguyet Nga, seorang wanita Katolik dari Ho Chi Minh City, mengatakan bahwa akibat ia tidak bisa hamil, mertuanya meminta cerai sehingga putranya bisa mencari istri baru dan kesempatan untuk memiliki anak.

Sikap Kristen menentang IVF, Nga menjawab: “Saya tidak peduli. Saya harus punya anak sendiri dan kemudian saya akan pergi ke tempat pengakuan jika saya melakukan dosa. Saya tidak punya pilihan lain.”

Nga adalah salah satu dari 700 ribu hingga satu juta orang di Vietnam menderita infertilitas. Persentasenya meningkat di kalangan mereka berusia di bawah 30 tahun, demikian data resmi.

Dari 10.000 bayi tabung yang telah lahir sejak pertama di Vietnam tahun 1998, beberapanya adalah Kristen, agama minoritas di negara itu.

Tapi, karena jumlahnya sedikit, orang Kristen tidak diketahui apakah anak mereka dari bayi tabung, dan banyak orang tua yang mengetahui sedikit tentang ajaran pro life yang didukung oleh Gereja.

Chien mengatakan dia tidak menyadari apa tindakannya itu benar atau salah berdasarkan ajaran Kristen.

“Apa salahnya jika IVF menggunakan sel sperma dan sel telur kami,” katanya.

Pastor Louis mengakui bahwa para imam tua belum mempelajari bioetika, sementara imam muda juga memiliki sedikit pemahaman tentang masalah ini. Ajaran ini perlu diberikan selama kursus persiapan perkawinan di Vietnam.

“Bioetika harus menjadi pelajaran wajib di seminari-seminari dan institut-institut,” katanya.

Sumber: The need for a child outweighs canon law ban on IVF

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  2. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  3. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  4. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  5. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  6. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  7. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  8. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  9. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  10. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  1. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  2. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  3. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  4. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  5. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  6. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  7. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
  8. Segera laksanakan audit keuangan Gereja dan KUB....
    Said Rey on 2017-07-22 13:47:36
  9. Audit Keuangan Hirarki Gereja Katolik Perlu dan wajib. Syaratnya hanya perlu goo...
    Said AB Raturangga on 2017-07-22 11:07:47
  10. Menurut saya, audit itu perlu .. tetapi dilakukan oleh divisi dari Keuskupan ata...
    Said Tony on 2017-07-22 06:56:49
UCAN India Books Online