UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Ditemukan kerangka mantan suster yang diduga dibunuh seorang imam

04/02/2013

Ditemukan kerangka mantan suster yang diduga dibunuh seorang imam thumbnail

Kapolres Sikka AKBP Budi Hermawan (Foto: Pos Kupang)

 

Polisi memastikan bahwa kerangka perempuan dewasa yang ditemukan bersamaan dengan kerangka dua orang bayi di dekat kamar seorang imam di kompleks Tahun Orientasi Rohani (TOR) Lela, Maumere,  Nusa Tenggara Timur (NTT) pekan lalu adalah kerangka Yosephin Keredok Payong yang menurut salah seorang sumber merupakan mantan suster.

Hal ini disampaikan polisi setelah melakukan penyelidikan terhadap kerangka Yosephin yang diduga dikubur tahun 2002. Beberapa saksi dimintai keterangan, salah satunya ahli gigi yang pernah memasang gigi palsu Yosephin pada saat ia masih hidup. Selain itu, juga dilakukan tes DNA.

Salah satu sumber di Maumere menuturkan kepada ucanews.com bahwa Yosephin merupakan mantan suster SSps dengan nama biara, Merry Grace.

Ia dinyatakan hilang tanpa jejak tahun 2002 dan diduga dibunuh oleh seorang imam projo asal Keuskupan Larantuka, dengan inisial HJM. HJM sudah meninggalkan imamatnya selang beberapa tahun kemudian.

”Ia (HJM) membunuhnya saat ia menjadi imam dan bertugas di TOR Lela, Maumere. Nah, kami mendengar informasi, pelakunya menghamili mantan suster itu. Setelah ketahuan, ia membunuhnya. Padahal, saat itu mantan susternya sedang hamil anak kembar”, kata sumber tersebut, Senin (4/2) yang meminta agar namanya tidak disebut.

Keterangan sumber tersebut diperkuat oleh pernyataan Anton Peten, salah satu anggota keluarga Yosephin. Menurutnya, keterangan sejumlah saksi mengarah pada HJM.

“Dia (HJM) saat ini bekerja di salah satu perusahaan di Kalimantan,” katanya, seperti dilansir kompas.com.

Menurut Peten, saksi kunci kasus ini adalah perempuan berinisial Vn, mantan kekasih HJM. HJM, demikian Peten, pernah menceritakan kasus pembunuhan ini kepada Vn dan berjanji menikahi Vn.

Ternyata, HJM membohongi Vn, meski Vn sudah menetap bersama HJM selama beberapa bulan di Lamahelang Adonara Flores Timur tahun 2010.

Karena merasa diperlakukan tidak adil, Vn yang merupakan warga Maumere kembali ke Maumere dan mulai menceritakan kisah pembunuhan itu tahun 2010 ke sejumlah teman dekat, termasuk pimpinan lembaga keagamaan setempat tetapi tidak ditanggapi. Vn kemudian menemui anggota keluarga korban yang ada di Maumere, menceritakan kasus ini dan dilaporkan ke polisi.

Kini, pihak keluarga mendesak polisi segera menangkap dan memproses hukum HJM sesuai aturan berlaku.

“Perilaku HJM sangat biadab, kanibal dan tak berperikemanusiaan. Di Adonara laki-laki tidak boleh bertindak kasar terhadap perempuan apalagi membunuhnya secara sadis. Tapi, HJM bisa melakukan itu,” kata Peten.

Sementara itu, Kapolres Sikka AKBP Budi Hermawan mengatakan, berjanji akan menangkap pelaku pembunuhan tersebut.

”Polisi siap usut tuntas kasus ini. Saya minta dukungan semua pihak untuk membantu mengusut tuntas kasus ini”, kata Hermawan seperti dilansir Flores Pos.

Polres Maumere sudah menyerahkan kerangka korban kepada perwakilan pihak keluarga Pastor Peter Payong SVD, Minggu (3/2) kemarin.

Berita terkait: Human remains found in seminary

 

  • Martinus reno

    Herman jumat binatang itu harus dihukum mati.

  • yohana

    Tuhan tak prnah tidur.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  2. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  3. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  6. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  7. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  8. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  9. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  10. Anarkisme umat Islam akibat salah menafsirkan Alquran
  1. Paus Fransiskus: Jangan menjadi orang Kristen kalau berperilaku buruk
  2. Anarkisme umat Islam akibat salah menafsirkan Alquran
  3. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  4. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  5. Tuntaskan Konflik Papua
  6. Kapel Sistina dipasang dengan sistem pencahayaan baru untuk melestarikan lukisan
  7. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  8. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  9. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  10. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online