UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Sri Sultan tetap dipercaya jaga pluralisme

04/02/2013

Sri Sultan tetap dipercaya jaga pluralisme thumbnail

Mgr Johannes Maria Pujasumarta

 

Dalam rangka menjawab keraguan sebagian masyarakat terkait penambahan gelar Khalifatullah pada Sultan di tengah pembahasan Perda Keistimewaan Yogyakarta oleh DPRD setempat, Uskup Agung Semarang Mgr Johannes Maria Pujasumarta tetap percaya bahwa Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X bisa mewujudkan dan menjaga nilai pluralisme di DIY.

“Sejarah Yogyakarta tidak pernah lepas dari kebinekaan. Keraton dan Sultan saya rasa masih tetap menghargai persaudaraan dan kerukunan sehingga tidak perlu khawatir. Di sinilah salah satu letak keistimewaannya,” ungkap Uskup Agung Pujasumarta di Gua Maria Tritis, di Desa Singkil, Paliyan, Gunung Kidul, Minggu (3/2), seperti dilansir kompas.

Prelatus itu mengatakan, dirinya tidak khawatir tentang ditambahkannya gelar khalifatullah tersebut. Justru gelar itu bisa dikembangkan menjadi arti baru yang lebih meluas, yakni menjunjung tinggi persaudaraan dan keberagaman.

Ia mengatakan bahwa Keraton Yogyakarta memiliki ikatan kuat dengan umat Katolik. Hal ini terlihat dengan digunakannya Keraton Yogyakarta untuk kongres ekaristi tahun 1931.

“Hal itu menjadi bukti bahwa umat Katolik bisa bersama-sama tumbuh di lingkungan Keraton Yogyakarta,” kata Mgr Pujasumarta, yang juga sekjen Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

Di tempat yang sama, Aminuddin Aziz, Koordinator Lembaga Seniman dan Budayawan Muslimin Indonesia, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, mengungkapkan bahwa keistimewaan Yogyakarta selama ini hanya terjebak pada pemilihan atau penetapan gubernur.

“Selain penetapan dan pemilihan, hal yang paling penting dibahas dan dipertahankan adalah soal pluralisme dan kerukunan umat beragama di Yogyakarta,” katanya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gizi untuk keluarga-keluarga termiskin
  2. Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades
  3. Nepal dan impian pelayanan kesehatan
  4. Kamp paroki membantu meningkatkan iman anak
  5. Kardinal Myanmar: Semua pihak memiliki kewajiban moral membangun perdamaian
  6. Biarawati berusia 86 tahun ini bintang iklan Nike
  7. RUU tentang agama memberatkan umat beriman
  8. Pokemon Go telah menimbulkan konflik orangtua dan anak
  9. Penjara Pakistan dirikan kapel untuk napi Kristen
  10. Banyak regulasi merendahkan perempuan
  1. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  2. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  3. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  4. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  5. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
  6. Tidak dapat mengubah pembantaian, ya tinggal mendoakan saja untuk arwah korban.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-09 10:06:22
  7. Belajar dari gereja di Barat adalah sangat baik bagi orang Katolik Cina yang kir...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-04 09:22:18
  8. Benar kata imam Abdelatif Hmitou, karena jelas didengar dan mudah dimenterti sia...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-30 13:31:58
  9. Lebih sedikit hukuman mati lebih baik,...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-29 10:33:31
  10. Susah untuk diungkapkan. Ini nampaknya noda satu satunya(?)di pemerintahan Jokow...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-28 21:28:59
UCAN India Books Online