UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Aborsi bagian dari gaya hidup remaja

05/02/2013

Aborsi bagian dari gaya hidup remaja thumbnail

 

Aborsi dipengaruhi oleh gaya hidup bebas yang dianggap remaja sebagai suatu kebanggaan, demikian ungkap Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas Anak) Arist Merdeka Sirait.

Kasus aborsi kembali mencuat setelah sepasang kekasih berinisial ID (25) dan YH (18) ditangkap oleh warga Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur.

“Dalam kasus aborsi yang semakin marak belakangan ini dilakukan remaja salah satu faktor pendorongnya adalah gaya hidup bebas saat ini, yang menurut remaja wajib diikuti. Misalnya saja dengan melakukan seks bebas yang dianggap sebagai gaya hidup,” ujar Arist, belum lama ini, di kantor Komnas Anak, Jalan TB Simatupang,  Jakarta Timur, seperti dilansir kompas.

Aborsi, kata dia, merupakan salah satu kejahatan pidana karena seseorang telah sengaja menghilangkan nyawa orang lain. Berdasarkan data yang dihimpun Komnas Anak, tercatat 86 remaja yang melakukan aborsi tahun 2011, dan tahun 2012 meningkat menjadi 121 orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus aborsi terungkap baru-baru ini setelah sepasang kekasih berinisial ID (25) dan YH (18) ditangkap oleh warga Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, dan diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (29/1/2013). ID kepergok warga tengah mengubur jasad janin hasil hubungan gelapnya dengan YH.

Setelah diperiksa, terungkap bahwa ID dan kekasihnya YH melakukan aborsi tersebut di sebuah hotel di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa dini hari. Jasad janin itu sempat disimpan di semak-semak tepi Kali Ciliwung, dekat lokasi penguburan jasad jabang bayi malang tersebut.

Kini keduanya masih diperiksa intensif di Ruang Penyidik PPA Polres Metro Jakarta Timur. Dua orang tersebut terancam Pasal 80 Undang-Undang Perlindungan Anak Tahun 2002 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

 

One Comment on "Aborsi bagian dari gaya hidup remaja"

  1. Yulius on Wed, 6th Feb 2013 9:48 am 

    betapa bodohnya remaja Indonesia. Ini salah siapa? Seolah-olah janin itu seperti boneka bisa dicampakkan ke semak-semak. Di manakah hati nuranimu hai wanita-wanita setan dan pria-pria setan. Para pembunuh paling keji di dunia. Janin yang tak bersalah dibunuh tanpa perlawanan.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  2. Umat Katolik Hong Kong menyambut patung Santa Maria dari Fatima
  3. Warga diminta tetap tenang di tengah ketegangan di Kalimantan Barat
  4. Ratusan ribu orang bergabung dalam prosesi menghormati Santo Nino
  5. Tiongkok segera terbit peraturan baru terkait agama
  6. 26 orang dijatuhi hukuman berat di pengadilan Banglades
  7. Polisi disoroti terkait kematian pemuda Papua
  8. Polusi udara membunuh lebih dari satu juta setiap tahun di India
  9. Harapan muncul di tengah ketegangan dan konflik di Sri Lanka
  10. Kardinal Tagle baptis 400 anak dari daerah kumuh
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online