Pelaku pembunuhan mantan suster serahkan diri di Polres Sikka

05/02/2013

Pelaku pembunuhan mantan suster serahkan diri di Polres Sikka thumbnail

 

HJM, pelaku pembunuhan Yosephina Keredok Payong alias Merry Grace (30), seorang mantan suster, menyerahkan diri di Polres Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/2/2013).

HJM menyatakan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Ia terbang dari salah satu perusahaan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, langsung menuju Maumere. Niko (54), kerabat HJM, mengatakan, ketika pihak keluarga menghubungi HJM, ia langsung mengatakan siap pulang ke Maumere untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“HJM akan didampingi pengacara. Sekarang kami sedang mencari pengacara. Kami serahkan semuanya pada proses hukum,” kata Niko, seperti dilansir kompas.

Sementara itu, orangtua korban dan saudara korban sudah tiba di Maumere. Mereka hadir untuk mencocokkan darah dan rambut dengan gigi dan tulang Merry Grace sesuai hasil tes DNA.

Merry Grace diduga dibunuh HJM tahun 2002 di Desa Lela, 25 km arah barat Maumere. Namun, kasusnya baru terungkap pekan lalu setelah saksi kunci bernama Sofi melaporkan kasus ini kepada keluarga Merry Grace.

Sofi adalah mantan pacar HJM. Karena HJM tidak bersedia menikahinya, ia pun melaporkan perbuatan HJM itu kepada polisi dan keluarga korban. Pembunuhan itu diduga dilatari motif asmara.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polres Sikka sudah menyerahkan kerangka korban kepada perwakilan pihak keluarga Pastor Peter Payong SVD, Minggu (3/2) kemarin.

 

5 Comments on "Pelaku pembunuhan mantan suster serahkan diri di Polres Sikka"

  1. Afin Afinus on Tue, 5th Feb 2013 11:31 pm 

    Memprihatinkan

  2. Yulius on Wed, 6th Feb 2013 9:53 am 

    kasihan sekali wanita yang sedang hamil dibunuh! Setan merajalela di muka bumi!

  3. margaretha on Wed, 6th Feb 2013 11:46 am 

    Kalau masih punya hati nurani, tentunya orang yg bernama HJM ini mau menerima hukuman seberapapun beratnya, atas perbuatan yg sangat memalukan dan sadis tsb!
    Yang seharusnya dia menjadi panutan masyarakat, tapi malahan mencorengkan kotoran pada nama baik masyarakat Kristiani!
    Semoga di sisa hidupnya masih mau/bisa bertobat.

  4. martina norsanah on Wed, 13th Feb 2013 11:42 am 

    Itulah sebaiknya umat selalu mendoakan Imam-Imam, khusus di Jumat pertama dalam bulan, karena para Imam juga manusia. Mereka pembimbing, tetapi mereka sendiri langsung dibimbing siapa??? Tuhan maha pengampun, Ampunilah hamba-Mu sebab Ia Manusia yang Rapuh juga…dan terimalah mereka yang telah berpulang dengan cara yang tidak wajar ini Tuhan…!

  5. Kara Dori on Thu, 14th Feb 2013 11:09 am 

    Ada sebuah semboyan dari seorang pastor : ” Engkau jauh aku dekat, engkau dekat aku jauh”, Maksudnya bahwa dalam hal tertentu tetap harus ada jarak antara umat dengan pastor, karena biar bagaimanapun juga pastor tetap seorang manusia. Pembunuhan itu memang sadis, tapi hubungan asmaranya siapa yang gelap mata????????




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  2. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  3. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  4. Banyak tantangan menanti Presiden Timor-Leste yang baru
  5. Paus ingatkan bahaya kata-kata kotor dan saling menjelekkan
  6. Penyandang disabilitas meminta Jokowi membentuk komisi khusus
  7. Selamat! Laos mendapat kardinal untuk pertama kali
  8. Di balik tambang dan minyak Kayu Putih di Pulau Buru
  9. Polisi Vietnam pukul demonstran, tangkap aktivis Katolik
  10. Uskup Agung Semarang yang baru berjanji mempromosikan toleransi
  1. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  2. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  3. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  4. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  5. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  6. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  7. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  8. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  9. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
  10. Mohon diperjuangkan agar bimas katolik dapat mengangkat kembali guru agama Katol...
    Said Rudi M on 2017-05-13 22:00:07
UCAN India Books Online