UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemimpin Gereja desak pemerintah larang kelompok Hindu radikal

05/02/2013

Pemimpin Gereja desak pemerintah larang kelompok Hindu radikal thumbnail

 

Para pemimpin Katolik telah menyerukan kepada pemerintah India untuk melarang dua organisasi Hindu radikal, yang mengklaim mereka berada di belakang serangkaian serangan terhadap orang Kristen.

Joseph Dias, yang memimpin Forum Katolik Sekuler yang berbasis di Mumbai, mengatakan kepada ucanews.com pada Senin bahwa organisasinya telah mendesak Menteri Dalam Negeri Federal Sushikumar Shinde untuk segera melarang Sanstha Sanathan dan Abhinav Bharat.

Kedua organisasi yang berafiliasi dengan Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS, Korps Relawan Nasional), sebuah badan yang memayungi organisasi Hindu sayap kanan yang bekerja untuk membuat India menjadi sebuah negara Hindu.

Dias mengaitkan serangan anti-Kristen akibat fanatisme Hindu dan mengatakan, “hampir setiap hari terjadi serangan terhadap komunitas Kristen minoritas di beberapa bagian negara itu.”

Dia mengatakan organisasinya yang berusia tujuh tahun telah mendaftar 250 kasus serangan terhadap warga Kristen di seluruh negeri itu tahun 2012, “mulai dari orang Kristen yang baru dikonversi dipaksa untuk minum air kencing sapi, serta pemerkosaan dan pembunuhan klerus Kristen dan anak-anak Kristen Dalit.”

Michael Saldanha, seorang Katolik dan pensiunan pengadilan tinggi Bombay dan Karnataka, juga mendukung pelarangan tersebut, tetapi ia mengatakan kelambanan para pemimpin Kristen ‘harus dipersalahkan yang mengakibatkan jumlah serangan meningkat.

“Komunitas Kristen telah menjadi sasaran empuk karena para kardinal, uskup dan klerus kami tidak melakukan protes keras kepada pemerintah,” kata Saldanha kepada ucanews.com.

Dia menambahkan bahwa jika para klerus senior tegas dan “mempertahankan zero toleransi” terkait serangan terhadap warga Kristen, “kekerasan itu dapat diatasi secara drastis.”

Dias mengatakan studi dari daftar itu menunjukkan bahwa negara bagian Maharashtra di India bagian barat bisa mungkin yang paling berbahaya. Negara bagian itu adalah keempat di ‘daftar liga’ dari serangan baru-baru ini terhadap warga Kristen, bersama Karnataka, Chhattisgarth kemudian Madhya Pradesh.

Ketiga negara bagian itu dikuasai oleh Partai Bharatiya Janata yang pro-Hindu, sedangkan Maharashtra dipimpin oleh sebuah koalisi yang dipimpin Kongres.

Menteri Dalam Negeri Maharashtra R.R. Patil kini telah mendesak pemerintah federal melarang dua organisasi itu terlibat dalam kekerasan sektarian.

Forum Katolik Sekuler telah membuat sebuah makalah berjudul “Laporan Penganiayaan Orang Kristen 2012 di India,” berdasarkan masukan dari media, LSM dan perwakilan Forum di berbagai negara.

Salinan laporan tersebut telah disampaikan kepada Oswald Kardinal Gracias dari Bombay, ketua presidium Konferensi Waligereja India.

Sumber: Church leaders demand ban on Hindu groups

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  2. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  3. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  4. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  5. Vatikan bentuk sebuah komisi untuk merampingkan prosedur pernikahan
  6. 'Pacem in Terris' menarik non-Katolik di Jepang
  7. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  8. Jokowi: Konflik berlatar belakang agama bisa diselesaikan dengan pendekatan ke masyarakat
  9. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  10. Paus Fransiskus tunjuk lebih banyak perempuan untuk Komisi Teologi Internasional
  1. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  2. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  4. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  5. Minoritas agama menuntut pemerintah bertindak tegas terkait kampanye kebencian
  6. Menerapkan Revolusi Mental
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Para uskup Korea luncurkan program 9 pekan menentang nuklir
  9. RUU Pilkada baru disahkan, Koalisi Masyarakat Sipil langsung ajukan Uji Materi ke MK
  10. Seorang calon imam dianiaya, seminari tinggi diserang
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online