UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Bayi warga miskin dijual 20-40 juta rupiah

06/02/2013

Bayi warga miskin dijual 20-40 juta rupiah thumbnail

Ilustrasi

 

Polisi mengungkap jaringan penjual bayi warga miskin di Jakarta Barat. Pelaku mengambil bayi dari warga yang tak mampu. Bayi itu kemudian dijual dengan harga puluhan juta.

“Harga pada kisaran Rp 20-40 juta,” kata Kapolres Jakbar Kombes Pol Suntana di Mapolres Jakbar, Jl. S Parman, Slipi, Jakbar, Selasa (5/2).

Sejumlah pelaku telah ditangkap. Sayangnya Suntana belum mau menyebutkan nama-nama para pelaku. Penyidikan masih terus dilakukan. Sangat mungkin kasus ini berkembang.

“Jadi ada ibu hamil karena tidak ada kemampuan ekonomi melahirkan, lalu menyerahkan ke orang lain untuk dititip, eh malah dijual dengan mengambil keuntungan materi. Padahal ibu itu tidak ada berniat untuk menjual bayinya,” jelas Suntana.

Suntana menegaskan, polisi juga masih menyelidiki jaringan para penjual bayi ini dan melacak bayi-bayi yang sudah berhasil dijual.

Delapan perempuan yang diduga anggota sindikat penjualan bayi telah diringkus polisi.

Menurut Marbun, delapan tersangka seluruhnya perempuan. Mereka adalah sindikat penjualan bayi. Bayi yang diambil dari warga miskin itu dijual dengan harga puluhan juta rupiah.

“Tersangka bukan dari kalangan pembantu, melainkan sindikat penjualan bayi yang terorganisir,” ujarnya.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti beberapa bayi yang akan mereka jual.

“Ada lima bayi yang kami amankan. Mereka diujual kepada orang-orang kaya yang tidak mempunyai anak,” katanya.

Sumber: berbagai media

 

One Comment on "Bayi warga miskin dijual 20-40 juta rupiah"

  1. donotchangemyname on Thu, 7th Feb 2013 9:49 am 

    Kalau untuk dibesarkan masih baik, khawatir saya kalau untuk keperluan donor organ….. Kalau mencari anak mengapa mencari sampai jauh dan bayar mahal???




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Menengok agenda besar Yesuit pada masa akan datang
  2. Sikapi paham radikal, Mendikbud akan tata ulang buku teks pelajaran
  3. Aktivis gereja dari Jepang dan Korea kunjungi lokasi nuklir
  4. Renungan Hari Minggu XXVII bersama Pastor Bill Grimm, MM
  5. Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang merayakan ulang tahun ke-25
  6. Ketua PGI menilai sikap intoleran merusak kesatuan bangsa
  7. Diplomat ini mengaku diintimidasi karena berbicara keras soal Papua
  8. Para mantan pastor di India meluncurkan ‘layanan sewa pastor’
  9. Catat! PKS janji akan membangun sebuah gereja di Flores
  10. Untuk mencegah terorisme, BNPT perkuat ‘Pesantren Bersinar’
  1. Hanya membingungkan saja.. tidak perlu ada "imam disewakan".....
    Said Jenny Marisa on 2016-09-30 11:49:58
  2. Sayang, dari sisi iman dia bukan tipe yang patut disegani. Dia memilih menjadi m...
    Said St.S.Tartono on 2016-09-29 08:56:46
  3. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  4. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  5. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  6. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  7. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  8. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  9. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  10. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
UCAN India Books Online