UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Penerapan UU Pencegahan Kejahatan Dunia Maya ditunda

06/02/2013

Penerapan UU Pencegahan Kejahatan Dunia Maya ditunda thumbnail

 

Mahkamah Agung (MA) pada Selasa menunda penerapan Undang-Undang (UU) tentang Pencegahan Kejahatan Dunia Maya (Cybercyber) kontroversial di tengah kekhawatiran bahwa UU baru itu akan menjadi ancaman bagi kebebasan berbicara.

Sehari sebelum perintah penundaan sementara┬áselama empat bulan tentang UU baru itu, MA memutuskan menunda UU itu dan diperpanjang “hingga perintah lebih lanjut dari pengadilan,” kata juru bicara Gleo Guerra dalam pesan teks kepada media.

Presiden Benigno Aquino menandatangani UU itu pada September, tetapi perintah penundaan sementara dan keputusan MA pada Selasa berarti UU itu belum diterapkan.

Kelompok pemuda Kabataan dan College Editors Guild of the Philiphinnes (CEGP) menyambut baik perpanjangan perintah penundaan sementara sebagai “kemenangan bagi para pecinta kebebasan.”

“Ini adalah kemenangan bagi orang-orang yang memprotes UU itu secara online dan offline. Ini adalah produk dari upaya kolektif terkait kebebasan berekspresi,” kata Pauline Gidget Estella, ketua nasional CEGP, sebuah aliansi publikasi mahasiswa di Filipina.

Para penentang UU itu menginginkan perintah penangguhan secara permanen, tambahnya.

Para penentang telah mengeluh bahwa UU baru itu yang dijadikan sebagai hukum pencemaran nama baik di internet sudah ketinggalan jaman. Hal ini membuat para jurnalis dan blogger sangat rentan dihukum.

Asosiasi Pendidikan Katolik Filipina, sebuah organisasi yang mewakili 1.252 sekolah, telah menyerukan pemerintah mengamandemen UU itu untuk menghapus pasal pencemaran nama baik, serta bagian lain yang membatasi akses ke data.

MA mendengar argumen dari para penentang UU itu minggu lalu dan nantinya diharapkan mengeluarkan keputusan tentang apakah UU itu bertentangan dengan Konstitusi.

Sumber: Court extends block on new cybercrime law

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik Vietnam mengenang uskup ‘rendah hati’
  2. Hari Kaum Muda menyatukan OMK Banglades
  3. Seorang misionaris di antara para ‘keluyur malam’
  4. Keluarga korban pembunuhan terkait narkoba dibantu atasi trauma
  5. Kardinal Zen khawatir terkait kesepakatan Vatikan dan Tiongkok
  6. Ribuan umat Katolik Filipina gelar reli doa menentang anti-kehidupan
  7. Umat Katolik didorong membangun budaya cinta
  8. Para uskup Korea memperkenalkan program diagnosis pastoral
  9. Keuskupan Vietnam kecam tindakan represif terhadap demonstran
  10. Duta Besar Vatikan yang baru tiba di India
  1. Rama yth. Menurut iman saya, semua orang katolik punya kuasa mengusir setan.....
    Said markoes padmonegoro on 2017-02-06 12:43:43
  2. Adakah hubungan baik seperti ini? Mengapa ini bisa? Karena ada bahaya mengancam...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-03 13:57:52
  3. Tidak salah orang mempunyai harapan keselamatan seperti hal sederhana seperti in...
    Said Jenny Marisa on 2017-02-02 21:30:20
  4. Ikut senang.....
    Said Jenny Marisa on 2017-02-01 14:16:51
  5. Filipina telah memilih sendiri pemimpinnya.. nampaknya mereka suka sifatnya yang...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-30 12:24:36
  6. Pada akhirnya Surabaya menjadi pionir untuk penutupan lokalisasi, Risma memulai,...
    Said Agustinus Utomo on 2017-01-29 02:09:19
  7. tidak bisa dimengerti aturan2 di Cina.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-28 15:40:09
  8. Mas bisa bantu kami ga buat pelayanan pekerjaan Tuhan di kalimantan?...
    Said Daniel Malonda on 2017-01-27 11:58:36
  9. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  10. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
UCAN India Books Online