UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pemerintah Cina berencana tutup gereja-gereja ‘rumah’

07/02/2013

Pemerintah Cina berencana tutup gereja-gereja ‘rumah’ thumbnail

 

Kemarin ChinaAid, sebuah organisasi Amerika Serikat, yang memantau situasi kebebasan beragama menerbitkan laporan tahunannya tentang situasi tersebut di Cina, dengan menyimpulkan bahwa kebebasan beragama di negara tirai bambu itu memburuk selama tujuh tahun terakhir.

Laporan tahunan itu didasarkan pada 132 kasus penganiayaan yang telah melibatkan 4.919 orang. Jumlah individu yang diadili di pengadilan telah meningkat sebesar 125 persen dibandingkan tahun lalu, dan tingkat penganiayaan meningkat 41,9 persen dibandingkan tahun 2011, demikian ChinaAid.

Ironisnya, kini cara itu beralih ke gereja-gereja “rumah” (gereja tidak resmi), yang menjadi target pemerintah Cina. Tapi, ada faktor lain yang telah membuat situasi itu semakin sulit bahwa pemerintah dan Partai Komunis memiliki tujuan tertentu.

ChinaAid mengklasifikasikan total angka yang berkaitan dengan penganiayaan, jumlah orang yang terkena dampak, individu yang ditangkap, orang yang dihukum, jumlah kasus pelanggaran HAM, dan orang yang telah menjadi korban penyalahgunaan kekuasaan.

Jumlah yang dicatat untuk masing-masing enam kategori ini telah meningkat sebesar 13,1 persen dibandingkan tahun 2011. Tingkat penganiayaan terus memburuk dengan 24,5 persen dalam semua enam kategori tersebut.

Menurut analis ChinaAid, penganiayaan tahun 2012 bukan hanya merupakan kelanjutan dari praktek, yang dikembangkan tahun 2008 dan 2009, dengan “menargetkan pemimpin gereja-gereja rumah dan gereja-gereja di daerah perkotaan,” tapi juga strategi 2010, yang ”menyerang kelompok pengacara HAM Kristiani dan dengan menggunakan kekerasan, penyiksaan dan taktik mafia.”

Tahun 2011 intensitas serangan terhadap umat Kristiani dan gereja-gereja “rumah” meningkat, yang berdampak pada masyarakat.

Ada perubahan strategi dan alasan tindakan tersebut dapat ditemukan dalam dokumen yang dikeluarkan oleh Kementerian Keamanan Publik dan Urusan Sipil.

Dokumen, yang ditulis oleh Administrasi Negara untuk Urusan Agama, dengan tegas menguraikan beberapa fase operasi.

Pertama, Januari sampai Juni 2012 melakukan penyelidikan yang intens, menyeluruh dan rahasia ke gereja-gereja “rumah” di seluruh negeri itu.

Kedua,  strategi itu akan berlangsung di antara dua sampai tiga tahun dan penghapusan bertahap daftar gereja-gereja “rumah” dengan tujuan menutup semuanya.

Namun, laporan itu ditutup dengan catatan yang sedikit optimis. Kongres Nasional Partai Komunis ke-18 dianggap telah berakhirnya era ideologi kiri yang ekstrim.

ChinaAid masih optimis,” kata laporan itu, dengan menunjukkan bahwa meskipun penganiayaan meningkat dan pergolakan politik tahun 2012, “Gereja … masih berdiri kokoh dan berkembang.”

Sumber: Report says China plans to close down every ‘house’ church

 

 

 

  • http://www.facebook.com/nikolaus.ngao Nikolaus Ngao

    Gereja justeru bertumbuh dalam penganiayaan

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  2. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  3. Romo Budi gelar onser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  4. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  5. 21.600 anak Indonesia alami kekerasan
  6. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  7. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  8. Paus menantang gagasan tentang 'teori gender'
  9. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  10. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  1. Romo Budi gelar onser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. 21.600 anak Indonesia alami kekerasan
  3. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  4. Politisi Hong Kong berkomentar ‘rasis’ terhadap PRT
  5. KAA harus komitmen lawan perbudakan ekonomi negara maju
  6. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  7. India berdebat tentang undang-undang anti-konversi
  8. Tiongkok menghukum penjara jurnalis veteran akibat merilis ‘rahasia negara’
  9. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  10. Terorisme, rasisme, intoleransi, tantangan baru Asia-Afrika
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online