UCAN Indonesia Catholic Church News

Polisi menetapkan pelaku pembunuhan mantan suster sebagai tersangka

07/02/2013

Polisi menetapkan pelaku pembunuhan mantan suster sebagai tersangka thumbnail

 

Polisi telah menetapkan tersangka kasus pembunuhan seorang wanita dan dua anak yang terjadi 10 tahun lalu dan kerangkanya baru ditemukan Minggu pekan lalu di kompleks Tahun Orientasi Rohani (TOR) Lela, Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Ahmad melalui telepon selulernya, Selasa (5/2) malam membenarkan pihaknya sudah menetapkan Herman Jumat Masan (HJM), sebagai tersangka dan sudah menahannya.

“Kami telah menetapkan Herman Jumat Masan sebagai tersangka dan sudah kami tahan di tahanan Mapolres Sikka untuk proses hukum selanjutnya. Sudah cukup bukti permulaan yang cukup kuat terkait hilangnya tiga nyawa manusia,” kata Ahmad.

HJM terbang dari salah satu perusahaan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah menuju Maumere pada Senin (4/2), lalu dijemput polisi begitu turun dari pesawat.

Ahmad mengatakan, kasus ini sudah menemui titik terang sehingga pihaknya berusaha agar pelaku secepatnya terungkap dan bagaimana ketiga korban itu kehilangan nyawa.

“Hanya dia (HJM) yang tahu, karena itulah kita tahan sesuai aturan. Penyidik memiliki kewenangan untuk menahan tersangka selama 20 hari mulai hari ini,” katanya.

Pada 2002, HJM yang berasal dari Adonara, Flores Timur diduga membunuh tiga nyawa, yakni Yosephina Keredok Payong yang merupakan mantan suster SSps dengan nama biara Merry Grace. Bersama kerangka Merry Grace ditemukan juga kerangka dua bayi yang diduga hasil hubungan gelapnya dengan pelaku.

Seorang sumber mengatakan, tahun 2002, ketika kejadian ini berlangsung, HJM masih menjadi imam pendamping para frater projo yang sedang menjalani masa Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Lela, Maumere.

“Waktu itu memang tidak terlalu mencurigakan, tetapi ia orangnya cepat marah, sering marahnya meledak-ledak”, kata sumber tersebut yang merupakan mantan anak dampingan HJM.

Kasus ini baru terungkap pekan lalu setelah saksi kunci bernama Sofi melaporkannya kepada keluarga Merry Grace dan pihak keluarga melapor ke polisi. Sofi adalah mantan pacar HJM. Karena HJM tidak bersedia menikahinya, ia pun membongkar kasus ini.

Sementara itu, pihak keluarga berharap, pelaku segera diproses hukum sesuai undang-undang yang berlaku.

“Perilaku HJM sangat biadab, kanibal dan tak berperikemanusiaan. Di Adonara laki laki tidak boleh bertindak kasar terhadap perempuan apalagi membunuhnya secara sadis. Tapi HJM bisa melakukan itu,” kata Anton Peten, salah satu keluarga Merry Grace seperti dilansir kompas.com.

Ryan Dagur, Jakarta

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Proses pembangunan Gereja Santa Clara dihentikan sementara
  2. Gua Maria Kerep Ambarawa jadi mercusuar iman bagi umat Katolik, Muslim
  3. Ketua MPR RI: Pemuda Katolik diharapkan beri sumbangan pemikiran kebangsaan
  4. Paus desak pengunjung di Vatikan mengenal Yesus dengan membaca Injil
  5. Komnas HAM: Polisi India gagal menangani penyelidikan pemerkosaan biarawati
  6. Polisi didesak bertindak adil dalam penyelidikan terbakarnya gereja
  7. Presiden Filipina minta dukungan Gerakan Karismatik Katolik
  8. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  9. Umat Katolik diajak mengenang dan berdoa untuk para migran dan pengungsi
  10. Ayah dari wanita Katolik yang dihukum mati terkait penghujatan kecam pengadilan
  1. Renungan Minggu Biasa XXII bersama Pastor Bill Grimm
  2. Jika Gairah Hidup Anda Redup, Nyalakan dengan Ini
  3. Prioritas, pewartaan, sentuhan kasih mencerminkan latar belakang Paus Fransiskus
  4. Umat Katolik diajak gunakan media digital sebagai sarana pewartaan
  5. Enam orang ditangkap terkait pembunuhan seorang wanita kerasukan ‘roh jahat’
  6. Kelompok Religius luncurkan website menentang perdagangan manusia
  7. Data baru menunjukkan tuduhan kristenisasi tidak terbukti
  8. Sekolah Yesuit bantu korban gempa di Nepal
  9. Legislator Filipina akui membantu tersangka pembunuh imam
  10. Tokoh agama: Pancasila Rumah Kita, perbedaan adalah rahmat
  1. Tentu saja kesibukan sebatas Liturgi - Altar, perlu diimbangi dengan ketegasan p...
    Said sani@ on 2015-08-21 11:51:00
  2. Silahkan baca di teks ini selengkapnya...terima kasih.. http://www.mirifica.net...
    Said on 2015-08-19 14:30:00
  3. “Dalam perjalanan ke depan, Gereja Katolik memandang bahwa pemerintah dan para p...
    Said kristiadjirahardjo on 2015-08-17 10:55:00
  4. Undangan kepada Bapa Suci dr Menag unt berkunjung ke Indonesia,tentu sangat meng...
    Said tarcisius fenfat on 2015-08-15 10:51:00
  5. Menuju keteraturan......
    Said on 2015-08-14 16:46:00
  6. Baik sekali kalau Bpk Menteri kunjung ke Vatikan.....
    Said on 2015-08-14 16:45:00
  7. Salut kepada menteri agama t ksi atas upayanya utk mengundang bp paus franciskus...
    Said Eduardus on 2015-08-13 13:29:00
  8. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  9. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  10. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
UCAN India Books Online