UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Pria penular HIV/AIDS meningkat tujuh kali lipat

07/02/2013

Pria penular HIV/AIDS meningkat tujuh kali lipat thumbnail

 

Kenaikan prevalensi penderita HIV tertinggi adalah pada pria yang potensial untuk berisiko tinggi (risti) yaitu dari 0,1 persen tahun 2007 menjadi 0,7 persen, demikian menurut Survei Terpadu Biologi Perilaku (STBP) tahun 2011.

“Jangan dilihat dari jumlahnya yang ‘hanya’ 0,7 persen, tapi harus dilihat dari kenaikannya yang tujuh kali lipat. Ini merisaukan,” kata Menkes Nafsiah Mboi dalam temu media mengenai situasi HIV/AIDS terbaru di Kementerian Kesehatan Jakarta, Selasa, seperti dilansir tribunnews.

Pria risti itu merupakan pria yang dengan sengaja membeli seks di tempat-tempat pelacuran dan dari identifikasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan sebagian besar merupakan pria yang bekerja jauh dari rumah di atau “mobile men with money“.

“Penggunaan kondom di lokalisasi juga tidak terlalu menggembirakan dan malah terjadi penurunan,” ujar Nafsiah.

“Kita ketahui ada sekitar 8 juta pria yang pindah dari tempat tinggalnya untuk mencari pekerjaan. Kita cari pendekatan yang paling cocok dengan kelompok ini,” paparnya.

Pencapaian indikator persentase penggunaan kondom pada hubungan seks beresiko tinggi saat ini masih jauh dari harapan dimana data Survei Terpadu Biologi Perilaku (STBP) tahun 2011, penggunaan kondom baru mencapai 35 persen dari target tahun 2012 sebesar 45 persen dan masih jauh dari target tahun 2014 sebesar 65 persen.

Data STBP menunjukkan penggunaan kondom pada hubungan seks komersial terakhir menunjukkan adanya penurunan dari 68 persen tahun 2007 menjadi hanya 61 persen tahun 2011.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  2. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  3. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  4. Ujian Nasional dinilai hanya pemborosan
  5. Paus menantang gagasan tentang 'teori gender'
  6. Polisi India tangkap 16 orang setelah serangan terhadap sekolah Katolik
  7. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  8. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  9. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Polisi India tangkap 16 orang setelah serangan terhadap sekolah Katolik
  2. Kisah Menteri Susi tentang ibunda yang menolak nikah dini, lari ke susteran
  3. 150 tahun kedatangan misionaris ke Tiongkok dirayakan di Belgia
  4. Laporan masyarakat sipil jadi basis penting kerja Komnas HAM
  5. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  6. 21.600 anak Indonesia alami kekerasan
  7. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  8. Politisi Hong Kong berkomentar ‘rasis’ terhadap PRT
  9. KAA harus komitmen lawan perbudakan ekonomi negara maju
  10. Ujian Nasional dinilai hanya pemborosan
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online