UCAN Indonesia Catholic Church News

Petinggi Vatikan desak Pakistan bebaskan Asia Bibi

08/02/2013

Petinggi Vatikan desak Pakistan bebaskan Asia Bibi thumbnail

 

Seorang petinggi Vatikan telah menulis surat kepada Presiden Pakistan Asif Ali Zardari yang meminta pembebasan Asia Bibi, seorang wanita Kristen yang dijatuhi hukuman mati di bawah Undang-Undang (UU) Penghujatan kontroversial negara itu.

Roger Kardinal Etchegaray, wakil dekan Kolese Kardinal, menyerukan “gerakan pengampunan” untuk Bibi, 42, yang dihukum tahun 2009 dan telah dipenjara sejak saat itu.

Dia mengatakan pengampunan Zardari terhadap Bibi akan memiliki “makna yang sangat besar dan akan mempromosikan dialog dan rekonsiliasi di antara Muslim dan Kristen.”

Dia menambahkan: “Sepanjang hidup saya, saya selalu bekerja untuk membantu orang-orang Kristen dan Muslim hidup berdampingan sebagai saudara, sejak Beato Yohanes Paulus II meminta saya untuk mengatur pertemuan bersejarah untuk perdamaian di Assisi pada 27 Oktober 1986.”

Pada kesempatan itu, para pemimpin dari agama-agama dunia bertemu untuk pertama kalinya di kota St. Fransiskus ‘atas undangan dari seorang Paus.

“Kita tidak bisa terus mengabaikan satu sama lain, atau lebih buruk lagi, berkelahi satu sama lain,” katanya dalam surat itu.

Kardinal Etchegaray menyampaikan seruan terbaru dari masyarakat internasional atas nama Bibi, yang kisahnya telah menjadi berita utama sejak penahanannya.

Penerapan undang-undang penghujatan Pakistan telah dikritik kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM), dengan mengatakan UU itu sering digunakan secara tidak adil untuk menyelesaikan isu-isu politik atau menargetkan minoritas agama.

Pada Januari, Menlu Italia Giulio Terzi mengimbau kepada pemerintah Pakistan melalui kedutaan Italia di Islamabad untuk membebaskan Bibi.

Sumber: Cardinal urges Pakistan to release Asia Bibi

 

 

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mengenakan kerudung dan salib, biarawati ini dilarang ikut ujian
  2. Pengadilan Pakistan tunda eksekusi mati wanita Katolik ini
  3. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  4. Tantangan dan masa depan kaum religius di Asia Tenggara
  5. Sekularisme, kemajuan teknologi pengaruhi panggilan religius di Asia Timur
  6. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  7. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  8. Kardinal Myanmar kritik pemerintah sebagai pelindung kapitalisme
  9. Uskup: Kunjungan Paus ke Korea Selatan masih berdampak
  10. Presiden: Toleransi penting bagi bangsa yang majemuk
  1. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  2. Mengenakan kerudung dan salib, biarawati ini dilarang ikut ujian
  3. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  4. Mengenang ‘Juli Kelabu’ aktivis Sri Lanka desak hapus rasisme
  5. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  6. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  7. Komunitas suku dominasi panggilan religius di Asia Selatan
  8. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  9. Umat Katolik diminta ambil bagian dalam reformasi Paus Fransiskus
  10. Renungan Hari Minggu Biasa ke-17 (B) bersama Pastor Bill Grimm
  1. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  2. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  3. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  4. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  5. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  6. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  7. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  8. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  9. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  10. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
UCAN India Books Online