Dua gereja di Makassar dilempari bom molotov

10/02/2013

Dua gereja di Makassar dilempari bom molotov thumbnail

 

Hanya dalam waktu satu jam, dua gereja di Makassar, Sulawesi Selatan, dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal, Minggu (10/2).

Pada pukul 04.15 Wita, Gereja Toraja Mamasa (GTM) Jemaat Jordan Jl. Dirgantara 9 No. 73A Makassar dilempari molotov dua kali oleh tiga orang yang mengendarai dua motor.

Sejam sebelumnya, sekitar pukul 03.00 Wita Gereja Tiatira Mallengkeri, Jl. Muhajirin Raya, Lorong No. 2, Makassar juga dilempari molotov.

Menurut pengakuan Cleaning Service gereja itu, Moses, 35, dirinya tidak mengetahui persis kejadian pelemparan molotov itu, karena dia baru tiba di gereja sekitar pukul. 06.15 Wita bermaksud membuka gereja untuk dibersihkan sebelum ibadah.

“Tapi, ternyata saat saya mau membuka pintu, saya melihat ada pecahan botol dan sumbu di depan pintu gereja dan ada bekas hitam sisa terbakar,” jelasnya.

Pihak Polsek Tamalate mengamankan barang bukti berupa satu sumbu dengan leher botol, pecahan botol, bensin merek Wisky topi Raja dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Endi Sutendi menjelaskan, semuanya masih dalam perkembangan untuk penyelidikan.

“Motif belum diketahui, kita tunggu saja perkembangan selanjutnya,” tegasnya.

Pelemparan molotov tersebut pada saat hujan deras mengguyur wilayah Panakukkang.

Berdasarkan keterangan saksi, Gamaliel warga Jl. Dirgantara IX No.9, sebelum kejadian, dirinya melihat dua unit motor yang dikendarai oleh dua orang laki-laki. Salah satu motor dikendarai dua orang.

“Mereka menggunakan helm tertutup, jadi mukanya tidak kelihatan. Salah satu motor yang digunakan itu matic warna putih,” kata Gamaliel.

Ia mngisahkan, pagi itu kedua motor berhenti tepat di depan gereja Jemaat Jordan, kemudian langsung melemparkan dua buah bom molotov ke arah gereja Toraja Mamasa itu. Lemparan dua botol berisi bensin itu tepat mengenai pintu depan gereja, spanduk nama gereja serta keset kaki. Akibatnya, pintu terbuat dari kayu dan keset kaki yang terbuat dari plastik serta spanduk itu terbakar.

“Saya langsung berteriak dan minta tolong, lalu banyak warga yang bangun dan segera memadamkan api,” ungkap Gamaliel.

Tokoh Toraja, Annar Salahuddin Sampetoding mengecam pelemparan bom molotov di gereja tersebut.

“Saya mengutuk keras pengeboman gereja di Jl. Dirgantara, Kampung Rama,” kata Annar.

Annar berharap polisi mampu mengungkap kasus ini secara cepat sehingga tidak memunculkan missinformasi terkait pelaku dan dugaan pelemparan bom molotov ini. “Saya harap polisi menangkap pelaku dan dalang dibalik semua ini,” lanjut Annar.

Ia juga meminta seluruh umat Kristiani tidak terprovokasi dengan ulah oknum yang tidak bertanggungjawab. “Saya minta kepada keluarga saya umat Kristiani untuk tetap tenang, jangan panik,” tambahnya.

Sumber: metrotvnews, rakyat merdeka, tribunnews

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online