UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Indonesia akan tes 1,5 juta orang rentan infeksi HIV

11/02/2013

Indonesia akan tes 1,5 juta orang rentan infeksi HIV thumbnail

 

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi mengatakan belum lama ini pihaknya akan melakukan tes terhadap 1,5 juta orang yang memiliki rentan terinfeksi HIV sebagai upaya untuk menekan jumlah infeksi baru di Indonesia.

Menurut Nafsiah, tes yang dilakukan tahun ini akan diadakan di lokasi-lokasi yang terdapat perilaku berisiko, diantaranya terhadap pekerja seks maupun pelanggannya. Tes dilakukan baru terhadap 1,5 juta orang karena terbatasnya dana yang ada, ujar Nafsiah, seperti dilansir Pikiran Rakyat.

Selain melakukan tes, pemerintah juga melakukan pendekatan edukatif dan persuasif sehingga masyarakat semakin mengetahui tentang HIV dan AIDS.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan sejak 1 Januari 2012 hingga 30 September 2012, jumlah orang dengan HIV di Indonesia mencapai 15.372 orang, sedangkan orang dengan AIDS berjumlah 3.541 orang.

Pola penularan tertinggi yaitu melalui transmisi seksual sebesar 81,8 persen dan penularan akibat penggunaan alat suntik tidak steril 12,4 persen.

“Jadi dalam prevalensi 0,3 persen, populasi kunci 80 persen coba kita jangkau. Semua yang membutuhkan [obat antiretroviral] ARV kita berikan ARV dan sekarang kita berusaha untuk tes untuk mereka yang sangat rawan. Insya Allah infeksi baru akan menurun,” ujar Nafsiah.

Ketua Unit Pelayanan Terpadu HIV Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Zubairi Djoerban mengatakan jumlah ideal yang seharusnya bisa dijangkau oleh tes HIV yang dilakukan pemerintah adalah 30 juta orang.

Menurutnya, semakin banyak orang yang dapat dideteksi maka akan sangat baik.

“Ternyata dari banyak penelitian, kalau hanya populasi kunci saja tidak banyak berhasil karena selain risiko tinggi, semua ibu hamil dan masyarakat umum ini dari banyak penelitian memang perlu tes begitu banyak. Kalau kita mengobati maka orang minum ARV dalam waktu tiga sampai enam bulan tidak lagi menular. Artinya kalau kita mengobati kita bisa menekan penularan sampai 0, itu yang utamanya,” ujar Zubairi.

Pemerintah Afrika Selatan dan Tiongkok berhasil menekan penyebaran HIV/AIDS dengan melakukan tes besar-besaran pada 2011. Afrika Selatan melakukan tes pada 15 juta orang, sementara Tiongkok terhadap 80 juta penduduknya.

Pasca tes tersebut, terdeteksi 2,2 juta orang yang terinfeksi HIV di Afrika dan 75 ribu di Tiongkok.

Pengamat kesehatan dari Universitas Indonesia Adang Bachtiar mengungkapkan kurangnya dana yang dimiliki pemerintah untuk menanggulangi masalah HIV/AIDS juga menjadi salah satu penyebab terus terjadinya peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia.

“Kontribusi nasional untuk program tersebut mestinya makin meningkat tahun ke tahun. Eskalasi anggaran nasional itu tidak terjadi kemudian ketergantungan dari asing masih tetap terjadi,” ujar Adang.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja minta Jokowi ungkap kelompok garis keras yang kacaukan Papua
  2. Empat orang Asia masuk Komisi Teologi Internasional
  3. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  4. Menag: Pemaksaan kehendak salahi etika Islam
  5. Ancaman ISIS membuat para uskup Filipina gugup
  6. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  7. Pilkada lewat DPRD, Indonesia dinilai bisa lebih rusak dari ORBA
  8. Egoisme agama muncul karena pendidikan tidak mengajarkan etika
  9. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  10. Surat Gembala Hari Pangan Sedunia 2014
  1. Tim pelayanan penjara Yesuit mengunjungi keluarga para napi Laos di Thailand
  2. Penyerang sebuah kelompok doa Rosario di Sleman dituntut empat bulan penjara
  3. Universitas Yesuit di Asia-Pasifik bahas peran mereka dalam bidang keadilan sosial
  4. PID: Wadah pemuda lintas agama menyatukan perbedaan
  5. Kebebasan beragama dinilai jadi persoalan serius buat Jokowi
  6. Biarawati juara The Voice luncurkan album Natal
  7. Vatikan: Hari Komunikasi Sedunia 2015 fokus pada keluarga
  8. Qanun Jinayat disahkan, warga non Muslim cemas
  9. Paus Emeritus Benediktus XVI disebut kakek dari semua kakek
  10. Sambil berdemontrasi demi pro demokrasi, para mahasiswa Kristiani menyalurkan makanan
  1. Hendaknya banyak paroki di wilayah keuskupan-keuskupan meniru hal yang baik yang...
    Said pandenaker simanjuntak on 2014-09-23 09:39:00
  2. Tujuan Paus mungkin yang terpenting adalah bahwa orang tidak dijauhkan dari Sakr...
    Said on 2014-09-21 06:16:00
  3. Puji Tuhan, kalau ada titik terang dari Pak Mengeri Agama yang baru.. Terkabull...
    Said on 2014-09-19 11:42:00
  4. Mantap... hidup santo paulus... Dari muka semua guru, yg kukenal banget itu pak...
    Said Ria on 2014-09-17 22:11:00
  5. KWI sudah mengeluarkan pernyataan resmi menolak PP tersebut. Berarti Ibu Menteri...
    Said chris on 2014-09-13 19:50:00
  6. Bravo... sudah didaftar untuk hak paten? Mau dengar lebih lanjut kalau sudah ad...
    Said on 2014-09-12 07:20:00
  7. Hukuman pilihan...atau nilai emasnya itu... baru tahu ini.. Kalau diberi kesemp...
    Said on 2014-09-12 07:03:00
  8. K-13: guru yang sudah mendapat pelatihan pun msh tetap bingung. Sekarang buku pe...
    Said Lakestra on 2014-09-08 13:49:00
  9. apapun argumennya, masalah patung itu suda beda sejak dulu, tidak heran.......
    Said tri siwi ibar santoso on 2014-09-08 13:13:00
  10. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
UCAN India Books Online