UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Kemarin, 153 tahun lalu Bunda Maria menampakan diri di Lourdes

12/02/2013

Kemarin, 153 tahun lalu Bunda Maria menampakan diri di Lourdes thumbnail

 

Setiap 11 Februari, Gereja Katolik merayakan peringatan liturgi khusus terkait penampakan Bunda Maria kepada Bernadette Soubirous, seorang gadis petani berusia 14 tahun di Lourdes, Perancis.

Bunda Maria menampakan diri sebanyak 18 kali yang dimulai 11 Februari 1858 dan berakhir 16 Juli tahun yang sama dan mendapat pengakuan uskup setempat setelah mengadakan penyelidikan empat tahun.

Segera setelah penjelasan dogmatis tahun 1854 tentang penampakan tersebut, kota itu berubah menjadi tempat tujuan wisata populer.

Ribuan orang mengatakan penyakit mereka telah disembuhkan dengan berziarah, berdoa dan minum air dari gua itu di mana Bernadette menyaksikan secara langsung penampakan Perawan Maria. Para ahli telah memverifikasi 67 kasus penyembuhan ajaib di Lourdes sejak tahun 1862.

Lahir pada Januari 1844, ia adalah anak pertama dari pasangan Francois dan Louise, yang keduanya bekerja di sebuah pabrik yang dikelola oleh Francois.

Kehidupan keluarga mereka menghadapi penderitaan. Banyak saudara kandung Bernadette meninggal pada masa kanak-kanak, dan ia menderita asma.

Kesulitan ekonomi dan sakit yang diderita oleh ayahnya yang membuat pabrik mereka ditutup tahun 1854. Kemiskinan terus mendera keluarga ini, di mana Bernadette harus hidup terpisah dari orangtuanya dan harus bekerja daripada pergi ke sekolah.

Pada Januari 1858 ia kembali ke keluarganya, yang anggota keluarganya tinggal di satu ruangan sempit. Berkomitmen kuat pada imannya, Bernadette berusaha mempelajari ajaran-ajaran Gereja meskipun dia tidak mengikuti pendidikan formal.

Pada 11 Februari 1858, Bernadette pergi mencari kayu bakar bersama kakak dan temannya. Saat ia mendekati sebuah gua dekat sungai, dia melihat cahaya muncul dari tempat itu dengan bunga mawar di masing-masing kakinya.

Cahaya menyelimuti seorang wanita yang mengenakan gaun putih sambil memegang rosario. Dengan melihat wanita itu Bernadette membuat tanda salib, berlutut, mengeluarkan rosarionya sendiri, dan berdoa. Setelah selesai berdoa, ia coba mendekati cahaya itu, tapi dia tetap diam, dan akhirnya hilang.

Bernadette menjelaskan wanita itu kepada teman-temannya, dengan meminta mereka tidak boleh memberitahukan kepada siapapun. Tapi, rahasia itu segera tersebar hari itu.

Hari Minggu berikutnya, Bernadette kembali ke gua itu, di mana ia melihat wanita itu lagi. Namun, identitas penampakan akan tetap tidak diketahui selama beberapa minggu.

Beberapa orang dewasa bersama Bernadette mengadakan perjalanan ketiga, pada 18 Februari, meskipun mereka tidak melihat penampakan. Wanita itu meminta gadis itu untuk kembali selama dua minggu.

“Dia mengatakan kepada saya,” tulis Bernadette dalam suratnya, “Aku tidak menjanjikan kamu kegembiraan di dunia, tetapi di akhirat.”

Sekelompok anggota keluarganya dan sesamanya pergi bersamanya ke gua itu hari berikutnya, tetapi hanya gadis petani itu melihat wanita tersebut dan mendengar kata-katanya.

Selama beberapa hari berikutnya, jumlah orang yang ikut ke gua itu bertambah banyak menjadi lebih dari 100 orang.

Wanita itu menyuruhnya minum air itu, dan makan rumput sebagai pertobatan. Sementara itu, para saksi hanya melihat perilaku yang tidak lazim dari gadis itu, dan berubah menjadi cemooh dan curiga.

Pada 27 Februari, Bernadette membuat penemuan yang menyenangkan: musim semi dari air yang dia gali tidak lagi berlumpur sekarang, tapi bersih. Banyak orang terus berkumpul, perubahan ini sudah diketahui, dan seorang wanita dengan tangan lumpuh datang ke air berharap untuk disembuhkan.

Empat tahun kemudian, kasusnya diakui sebagai penyembuhan ajaib pertama di Lourdes. Ketertarikan publik terus berlanjut, dan Bernadette mendengar pesan berulang kali dari penglihatannya: “Pergilah, meminta kepada para imam untuk membangun sebuah kapel di tempat ini”.

Meskipun para ahli ilmu pengetahuan tidak dapat menemukan adanya zat-zat yang berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit, tapi hingga saat ini air dari gua itu telah  menyembuhkan banyak orang.

Sumber: On this day in 1858: the apparition of Our Lady at Lourdes

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Imam yang diculik di Yaman akan segera dibebaskan
  2. Biarawati Katolik yang lolos dari pembantaian di Yaman masih trauma
  3. KWI gelar pekan Komunikasi Sosial Sedunia di Sibolga
  4. Para petani Muslim di Pakistan bantu umat Katolik membangun kembali gereja
  5. Para uskup Mindanao mengeluarkan kriteria untuk memilih calon presiden
  6. Ketidakpastian menghantui warga Filipina yang dipenjara di luar negeri
  7. Terwujudnya Damai
  8. Pemimpin Gereja kecam penangkapan terhadap warga Papua
  9. Tiada akhir tekanan terhadap warga Rohingya di Myanmar
  10. Akun Weibo uskup Tiongkok diblokir, ruang gerak dibatasi
  1. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  2. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  3. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  4. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  5. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  6. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  7. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  8. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  9. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
  10. Membuat manusia semakin kejam. Penonton sepertinya menikmati menyaksikan hukuman...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-14 12:21:12
UCAN India Books Online