
Beberapa jam setelah Paus Beneditus XVI mengumumkan pengunduran dirinya, Senin (11/2), muncul berbagai spekulasi mengenai siapa yang bakal menggantikannya dan dari mana asal calon Paus yang baru itu nanti.
Sebanyak 118 kardinal akan memilih Paus berikutnya ini sekaligus juga menjadi calon Paus yang baru. Para kardinal ini berasal dari seluruh penjuru dunia, namun lebih dari setengah para kardinal ini berasal dari negara-negara di Eropa, seperti terungkap dalam statistik Vatikan.
Di seluruh dunia, tren demografis yang terjadi di Gereja Katolik Roma yang anggotanya hampir mencapai 1,2 miliar itu menunjukkan adanya perubahan, dimana di Eropa hanya terjadi sedikit penambahan anggota Gereja, sementara jumlah anggota Gereja meningkat tajam di Afrika.
Jadi dengan adanya kenyataan seperti ini, apakah mungkin Paus yang baru nanti berasal dari Afrika, dimana pertumbuhan pengikut Katolik tumbuh secara signifikan, atau dari Amerika Latin, yang sudah sejak lama menjadi benteng Gereja Katolik?
“Hal ini selalu menjadi salah satu hal yang menarik. Saya yakin akan ada antrian di Vegas, yang mungkin sudah terjadi sekarang,” kata Randall Woodard, seorang profesor teologi di Universitas Santo Leo.
105 tahun Kebangkitan Nasional, Krisis Budi Pekerti
Presiden sebaiknya pertimbangkan penghargaan ACF
Komnas Perempuan: 85 kasus perkosaan terjadi pada tragedi Mei 1998