UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Sesuatu yang perlu dipahami dari Rabu Abu

13/02/2013

Sesuatu yang perlu dipahami dari Rabu Abu thumbnail

 

Rabu Abu menjadikan salah satu tradisi dan identitas Katolik, serta menandakan dimulainya masa Prapaskah.

Hari ini (13/2) abu ditandai dalam bentuk salib di dahi, yang bagi mereka yang memahaminya, berarti ia akan berupaya menjadi lebih baik. Ia akan melakukan apa selama Prapaskah: lebih banyak berdoa, berpuasa dan berderma.

Mereka yang memberikan abu di dahi orang lain menggunakan salah satu rumus yang menekankan: “Bertobatlah dan percayalah kepada Injil” atau “Ingatlah, Anda berasal dari abu akan kembali menjadi abu.”

Laporan-laporan anekdot mengatakan ada banyak umat Katolik ke gereja pada hari Rabu Abu, dibandingkan pada hari Minggu. Apakah karena Rabu Abu hanya sekali dalam setahun?

Sejumlah klerus akan memberikan abu di stasiun kereta api  karena umatnya tidak bisa ke gereja.

Denominasi Kristen lainnya, termasuk Anglikan, Lutheran, Metodis dan Presbiterian juga merayakan Rabu Abu, tapi tradisi itu lebih menonjol dalam komunitas Katolik. Pada kenyataannya, hal itu adalah salah satu identitas Katolik.

Apakah dengan menerima abu menyarankan orang berusaha untuk menunjukkan identitasnya ke publik bahkan meskipun mereka merasa sulit menghadiri Misa mingguan? Apakah itu menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam dunia yang individualistis?

Sarana sakramental, termasuk abu, rosario, medali, air suci, barang-barang material yang diberkati mengingatkan kita akan Tuhan, dan memiliki tempat khusus dalam komunitas Katolik. Bahkan umat Katolik yang menjauhi dari agama di tangan atau saku mereka sering membawa seutas rosario. Hanya dengan memegangnya dapat memberikan rasa nyaman akan kehadiran Allah.

Sebuah medali santo pelindung menjadi sahabat khusus yang selalu berada bersama Anda. Patung di ruangan dapat menarik Anda di saat-saat tenang.

“Benda-benda material ini menyentuh sisi emosional kita, bagian penting dari pribadi manusia. Kita bisa merasionalisasi tentang Tuhan, Pencipta diciptakan yang mulai semuanya. Kita bisa bangga dengan fisik kita dan orang mengenali kita – tinggi, pendek, berambut pirang, cokelat, hitam atau orang Asia, Afrika, Amerika,” kata Suster Mary Ann Walsh, direktur Hubungan Media Konferensi Waligereja Amerika Serikat.

Ia mengatakan, “Kita hidup dengan jiwa yang memberi kita hidup. Dan semua ini mendukung sisi emosional kita, di mana kita berhubungan dengan orang lain, seringkali tanpa kata, senyum, mengerutkan dahi, yang membuat orang lain paham.”

Sumber: Saint or sinner? What do Ash Wednesday ashes signify?

One Comment on "Sesuatu yang perlu dipahami dari Rabu Abu"

  1. Yulius Siantar Man on Thu, 14th Feb 2013 10:32 am 

    sakramentali di jaman skrang sering dipakai orang non Katolik (sebagai sesuatu layaknya “Jimat”). Kita bangga dia percaya pada Kehadiran Tuhan lewat barang-barang suci yang terberkati. Akan tetapi di sisi lain, sucikah hatinya mengakui sakramen yang ditandai oleh sakramentali itu sendiri? Orang membawa Rosario dlm perjalanan dan dipajang di kaca depan, tapi apakah mereka tulus berdoa Rosario dan mengakui doa Rosario. kita tetap positip thinking saja, segala sesuatu berproses asal saja proses yang tidak diimani jangan dijadikan untuk segala sesuatu.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dijual ke Tiongkok
  2. Para imam, aktivis HAM menyambut baik RUU Hak Atas Informasi
  3. Umat Katolik berpartisipasi doror darah memenuhi kekurangan darah selama Ramadan
  4. Ribuan anak dan remaja ikuti jambore keuskupan Sintang
  5. Biarawati bantu para penyandang cacat hidup bermartabat
  6. Tokoh Dayak raih penghargaan PBB mengaku dapat ancaman
  7. Mahasiswa KAJ dituntut lebih aktif membangun masyarakat
  8. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  9. Gereja, aktivis khawatir hukuman mati diterapkan kembali
  10. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online