UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Umat Katolik, Hindu dan Muslim menemukan keajaiban St. Antonius Padua

13/02/2013

Umat Katolik, Hindu dan Muslim menemukan keajaiban St. Antonius Padua thumbnail

 

Pushpa Costa harus menunggu selama satu jam sebelum dia bisa menyentuh dan mencium patung “Santo Ajaib,” yakni Antonius Padua, pada hari raya tahunan pada Jumat.

Selama seperempat abad dia telah mengadakan ziarah ke tempat doa ini, yang terletak di desa Panjora, distrik Gazipur,  utara Dhaka, Bangladesh.  Tempat doa Katolik itu adalah yang paling populer di negara itu. Costa menyampaikan terima kasih atas keajaiban yang ia telah terima.

“Tahun-tahun sebelumnya, suami saya sakit parah akibat sakit lambung dan ia tidak bisa makan. Dokter merasa khawatir dia akan meninggal jika kondisi terus meburuk. Saya menangis kepada St. Antonius untuk meminta kesembuah suami saya dan berjanji bahwa saya akan datang setiap tahun bersama keluarga saya untuk berterima kasih kepadanya,” kata Costa, 61, ibu dari tiga anak.

Suaminya telah sembuh dan sekarang bekerja di luar negeri. Salah satu putrinya telah menjadi biarawati.

“Ini adalah kasih karunia St. Antonius karena keluarga saya telah tinggal dalam kebahagiaan dan kedamaian bertahun-tahun,” katanya.

“St. Antonius dapat memenuhi keinginan apapun jika seseorang berdoa kepadanya dengan iman yang mendalam.”

Namun, umat Katolik bukan satu-satunya yang menaruh iman dan harapan mereka kepada Santo Portugis itu.

Rita Rani Banik, 50, seorang beragama Hindu, mengatakan dia juga berterima kasih kepada santo terkenal itu. Dia melakukan perjalanan sekitar 100 kilometer untuk menghadiri hari raya santo itu tahun ini.

“Empat tahun yang lalu suami saya membayar sekitar 250.000 taka [US$ 3,125] untuk agen lokal untuk mendapatkan pekerjaan di Dubai, tapi ia dideportasi dalam waktu dua minggu setelah tiba karena paspor dan dokumen lainnya yang dipalsukan,” katanya.

Ia mengakui agen lokal tidak dapat dilacak guna mendapatkan kembali uangnya. Ia mengetahui reputasi St. Antonius sebagai penemu “barang hilang dan barang-barang berharga.”

“Saya mendapat Manot [anugerah hadiah] dari St. Antonius dan bekerja. Kami bisa mendapatkan kembali sebagian uang dan uang itu penting bagi lima anggota keluarga kami,” katanya, seraya menambahkan bahwa itu hanya awal dari berkat St. Antonius.

“Tiga tahun lalu, anak sulung saya sakit parah dan demam tinggi, tepat sebelum ujian akhir. Saya berdoa kepada St. Antonius untuknya. Dia menikah dengan bahagia sekarang dan baru-baru ini ia melahirkan anak laki-laki,” kata Banik, seraya menambahkan bahwa orang kudus seperti Antonius adalah untuk kepentingan semua orang.

Seperti Costa dan Banik, banyak dari ribuan orang yang menghadiri pesta itu menganggap orang suci itu tidak kurang dari setengah dewa yang dapat mengabulkan doa mereka.

Di Bangladesh yang mayoritas Muslim, di mana orang Kristen mencapai kurang dari setengah persen dari populasi sekitar 150 juta jiwa, devosi kepada Bunda Maria dan St. Antonius meluas.

Meskipun pesta St. Antonius diperingati pada 13 Juni, acara ini diadakan pada Februari karena cuaca lebih nyaman bagi para peziarah.

Menarik sekitar 50.000 orang setiap tahun, tempat ziarah St. Antonius adalah pertemuan doa Kristen terbesar di negara ini. Puluhan tempat doa lainnya di negeri itu, termasuk Hati Kudus Yesus dan Bunda Maria, menarik hanya sekitar 10.000 orang.

Legenda mengisahkan bahwa putra dari seorang saminder Hindu, atau pemilik, diculik oleh bajak laut Arakan tetapi kemudian dibebaskan oleh seorang imam misionaris Portugis. Mantan tawanan agama Kristen dan mengambil nama Dom Antonio.

Sejak saat itu ia sering bingung dengan St. Antonius.

Dom Antonio mulai melakukan evangelisasi di daerah Bhawal dan Atharogram, utara Dhaka, dan diyakini mengkonversi ribuan kasta Hindu yang lebih rendah dan membangun daerah-daerah sebagai pemukiman Katolik tertua dan terbesar di negara ini.

Pastor Theotonius Proshanto Rebeiro, kepala Paroki St. Nikolaus dari Tolentino di Nagari mengatakan kisah Dom Antonio sebagai penghormatan bersejarah bagi St. Antonius, telah mendorong puluhan ribu orang untuk mengunjungi daerah itu setiap tahun pada saat hari rayanya.

“Dia merintis penginjilan dan devosi terkenal untuk St. Antonius di kalangan masyarakat.”

Sumber: Catholics are not the only ones seeking miracles from St Anthony

 

 

 

2 Comments on "Umat Katolik, Hindu dan Muslim menemukan keajaiban St. Antonius Padua"

  1. Hujan Mawar Cendana Logam on Wed, 13th Feb 2013 8:15 pm 

    berkat JC memang Universal.. seperti yg terefleksi oleh perantaraan Bunda Maria, St Antonius Padua dan semua orang Kudus lainya… terpujilah Tuhan! amen!

  2. Yang Setia on Mon, 18th Feb 2013 1:16 am 

    REPUBLIKA.CO.ID, VATIKAN — Paus Benediktus XVI menyampaikan pesan
    terakhirnya di hadapan puluhan ribu pengikutnya di Vatikan, Ahad (17/2). Pesan
    terakhir yang kental bernuansa religius itu disampaikan Paus dengan penuh
    penghayatan.

    “Hari ini kita merenungkan Kristus di gurun pasir, berpuasa, berdoa dan
    dicoba,” kata Paus seperti dilansir CNN.

    9:20-21” Yesus bertanya kepada mereka: “Menurut kamu,
    siapakah Aku ini?” Jawab Petrus: “Mesias dari Allah.” Lalu Yesus
    melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu
    kepada siapapun.

    Matius 4:2
    “Dan setelah berpuasa empat puluh
    hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

    Lukas 6:12Pada
    waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa
    dan semalam-malaman Ia berdoa kepada
    Allah.

    (7) Yesus berkata kepada iblis:
    “Ada pula tertulis: Janganlah engkau mencobai Allah!”

    (10) Maka berkatalah Yesus kepada iblis :
    “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Allah, dan
    hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dijual ke Tiongkok
  2. Para imam, aktivis HAM menyambut baik RUU Hak Atas Informasi
  3. Umat Katolik berpartisipasi doror darah memenuhi kekurangan darah selama Ramadan
  4. Ribuan anak dan remaja ikuti jambore keuskupan Sintang
  5. Biarawati bantu para penyandang cacat hidup bermartabat
  6. Tokoh Dayak raih penghargaan PBB mengaku dapat ancaman
  7. Mahasiswa KAJ dituntut lebih aktif membangun masyarakat
  8. Uskup minta tindakan terhadap anti Ibu Teresa
  9. Gereja, aktivis khawatir hukuman mati diterapkan kembali
  10. VPI dan FMKI gelar seminar mencari pemimpin tepat DKI Jakarta
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online