Bumitama bantu 500 juta rupiah untuk membangun gereja di Ketapang

14/02/2013

Bumitama bantu 500 juta rupiah untuk membangun gereja di Ketapang thumbnail

 

Bumitama Gunajaya Agro Group (BGA Group) menyerahkan bantuan sebesar 500 juta rupiah untuk pembangunan Gereja Santo Mikael Simpang Dua, Ketapang, Kalimantan Barat.

Penyerahan dana tersebut telah dilakukan pada Rabu (13/2), seperti dilansir kompas.com.

BGA Group adalah sebuah perusahaan agrobisnis yang mengelola perkebunan kelapa sawit dan pabrik kelapa sawit.

Bantuan diberikan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atas musibah robohnya tangga gereja pada Desember tahun lalu saat Misa Kudus dimulai yang mengakibatkan sejumlah umat cedera.

Bantuan diserahkan oleh Basoeki Soeseno, Ketua Komite Corporate Social Responsibility PT Bumitama Gunajaya Agro kepada perwakilan pengurus gereja Laurensius.

Dian Anggraeni Ramadhani, Corporate Communications Specialist Bumitama Gunajaya Agro menjelaskan, hadir dalam penyerahan bantuan itu adalah Bupati Ketapang Hendrikus dan Uskup Ketapang Mgr Riana Prapdi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat Misa dimulai tangga utama gereja tersebut roboh dan menimpa sejumlah umat.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak tujuh anak dan sejumlah ibu-ibu mengalami cedera serius hingga harus dilarikan ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Gereja yang dibangun sekitar tahun 1994 tersebut memang berbentuk panggung dengan ketinggian mencapai 2 meter. Untuk sampai ke dalam gereja, jemaat harus melalui tangga.

Umat di daerah itu pun berencana melakukan pembangunan gereja baru. Sayangnya, dana yang mereka kumpulkan belum mencukupi sehingga pembangunan gereja belum bisa direalisasikan.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online