Pejabat Cina-Vatikan menyesalkan pengunduran diri Paus Benediktus

14/02/2013

Pejabat Cina-Vatikan menyesalkan pengunduran diri Paus Benediktus thumbnail

 

Pejabat tinggi Cina-Vatikan pada Selasa menyatakan keterkejutan dan kesedihannya terkait pengunduran diri mendadak Paus Benediktus XVI, namun ia memuji “kerendahan hati” Paus itu.

“Berita ini di luar dugaan dan membuat saya terkejut,” tulis Uskup Agung Savio Hon Tai Fai, sekretaris Kongregasi Evangelisasi Bangsa-Bangsa.

“Di satu sisi hati saya terasa berat,” katanya dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh kantor berita Fides. “Tapi, di sisi lain saya sepenuh hati menghormati Paus itu. Dia adalah gembala, ayah dan guru saya.”

Uskup Agung Hon diangkat oleh Paus Benediktus pada Desember 2010 untuk menangani kongregasi itu, guna menangani hubungan yang tegang Vatikan dengan Cina.

Selama delapan tahun kepausannya, Paus Benediktus berusaha keras untuk memperbaiki situasi Gereja Katolik di Cina.

Dia menulis surat tahun 2007 kepada umat Katolik Cina di mana ia menyerukan negara itu untuk mengakhiri pengontrolan terhadap Gereja selama beberapa dekade dan mengatasi pertentangan  antara umat Katolik Cina yakni di antara mereka yang setia kepada pemerintah dan mereka yang setia kepada Vatikan.

Meskipun, ada berbagai upaya dari Paus Benediktus, kemajuan melambat. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Beijing dan Roma menurun menyusul serentetan penahbisan uskup yang diangkat pemerintah meskipun ditentang Vatikan, serta pemecatan seorang uskup Shanghai yang telah mengumumkan bahwa ia ingin mengundurkan diri dari organisasi Gereja yang didukung pemerintah.

Pesan Uskup Agung Hon yang diakhiri dengan pujian atas pilihan yang tak terduga Paus Benediktus untuk mengundurkan diri.

“Dia telah melakukan segalanya demi kebaikan Gereja. Pengunduran dirinya bisa berarti ‘amin’ di hadapan Allah. Meskipun tubuhnya lemah akibat usia, tetapi ia tetap bersemangat. Kerendahan hati Paus itu telah memenangkan hati saya lagi!”

Sumber: Vatican’s top Chinese official laments resignation

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristen mengutuk serangan teror saat Idul Fitri di Sumatra Utara
  2. Vietnam mengusir seorang aktivis Katolik ke Prancis
  3. Akhiri mogok makan biarawati China tetap menuntut kompensasi
  4. Imam Filipina yang ditawan teroris terlihat masih hidup
  5. Paus ingatkan orang Kristen agar tidak bergantung pada ramalan
  6. Uskup Filipina meminta para imam agar lebih bijak
  7. Kontroversi atas nominasi calon presiden India dari kelompok garis keras
  8. Upaya menghijaukan wilayah tandus Myanmar
  9. Tuhan mengasihi dan memilih orang yang rendah hati, kata Paus
  10. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online