Politikus diminta teken pakta anti-poligami

14/02/2013

Politikus diminta teken pakta anti-poligami thumbnail

Andy Yetriyani

 

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) meminta politikus dan pejabat publik meneken pakta integritas antipoligami. Pakta tersebut untuk mencegah politikus melanggar hukum perkawinan.

“Banyak kasus poligami dilakukan dengan melanggar hukum,” ujar Komisioner Komnas Perempuan Andy Yetriyani dalam diskusi “Hasrat Politik dan Syahwat Politik” di Restoran Bumbu Desa Cikini, Rabu, (13/2), seperti dilansir Tempo.co.

Praktek beristri lebih dari satu, menurut dia, melanggar asas pernikahan Indonesia yang menganut monogami.

Poligami, kata Andy, sering kali melanggar UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan kompilasi hukum agama Islam.

“Bisa juga tidak sesuai dengan administrasi yang berlaku,” ujarnya.

Andy mempertanyakan pencatatan administrasi sipil semua pejabat yang kini memiliki istri lebih dari satu orang.

“Pejabat publik ataupun politikus, sebagai orang yang semestinya diteladani, justru melanggar hukum,” ujar Andy.

Usul pakta integritas antipoligami ini sudah diajukan Komnas Perempuan sejak 2009 ke Komisi Hukum DPR. “Kami mendapatkan jawaban pro dan kontra dari Dewan.”

Permintaan adanya pakta integritas ini dilatarbelakangi alasan ekonomi dan potensi pemborosan anggaran negara.

“Coba saja dipikir, jika seorang politikus poligami terpilih menjadi presiden, berarti ada biaya ekstra untuk prosedur pengamanan ibu negara,” kata Andy. “Belum lagi muncul kebingungan menentukan penentuan ibu negara di antara istri-istri politikus itu.”

Selain mengupayakan dialog dengan DPR, Komnas Perempuan mengaku mendekati partai politik untuk menggolkan pakta integritas ini bagi calon legislatif.

“Kami masih melakukan sosialisasi dan akan kami usulkan kembali ke DPR dalam waktu dekat,” ujar Andy.

Dia mengusulkan pakta integritas ini diberlakukan untuk berbagai macam posisi pejabat publik. “Harapannya, para politikus dan pejabat publik bisa menjadi contoh kepatuhan pada hukum.”

 

  • bernardus wato ole

    Perkawinan yang monogam menuntut orang meninggalkan keegoisannya.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  4. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  5. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  6. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  1. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  2. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  3. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  4. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  5. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  6. 173 warga Uyghur tiba di Turki setelah dibebaskan dari tahanan Thailand
  7. Kemenag latih pengawas Madya Pendidikan Agama Katolik
  8. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  9. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  10. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online