UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Hari Valentine: ODHA gelar doa bersama, jurnalis bagi bingkisan kepada Napi

15/02/2013

Hari Valentine: ODHA gelar doa bersama, jurnalis bagi bingkisan kepada Napi thumbnail

 

Valentine’s Day (hari kasih sayang) yang diperingati kemarin (14/02) para penderita HIV/AIDS gelar doa bersama, dan Komunitas Jurnalis Damai membagi-bagikan bingkisan kepada para Napi Anak.

Di Ruteng, Manggarai, NTT, tidak hanya komunitas  remaja atau pelajar yang merayakan hari Valentine, tetapi juga para penderita HIV/AIDS (ODHA, orang dengan HIV/AIDS), yang tergabung dalam Komunitas Surya Kasih Manggarai.

Acara ini berlangsung di  Aula Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Manggarai dengan kegiatan yang bermanfaat seperti  rekoleksi singkat, berdoa bersama, dan berbagi kado.

Romo Ivan Nakul, dalam sambutannya mengisahkan sejarah hidup Santo Valentinus, yang dalam hidupnya selalu gigih berjuang mewujudkan kasih sayang.

Kepada para ODHA, Romo Ivan menegaskan bahwa cinta dan kasih sayang pada dasarnya  berasal dari Allah. “Manusia pun diciptakanNya karena Cinta,” kata Romo Ivan seperti dilansir theindonesianway.com.

Ia juga menghimbau agar Hari Valentine jangan sekedar dijadikan sebagai momen ekspresi romantis pasangan kekasih. “Momentum ini juga mesti dilihat sebagai saat dimana kita lebih semangat menjalani hidup kita, terlepas sakitnya seberat apa. Kita percaya, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan,” tegas Romo Ivan.

Usai mendapatkan motivasi dan penguatan Romo Ivan, ODHA diberikan kesempatan berbagi pengalaman kasih sayang yang mereka pernah alami. Suasana tiba-tiba menjadi hening dan sepi. Tak sedikit ODHA yang menumpahkan perasaannya sambil meneteskan air mata.

“Saya merasa betapa berartinya kasih sayang dari orang sekitar saya, khususnya keluarga besar dan lingkungan saya. Awalnya, saya merasa benar-benar terkucil, sendiri dan tidak punya apa-apa. Namun, ternyata mereka datang ke saya,memeluk saya dan memberi saya semangat,” ungkap seorang ODHA yang telah ditinggal pergi suaminya beberapa tahun silam.

Pimpinan Komunitas Surya Kasih, Dokter Aldry Yusran, usai acara tersebut, mengatakan bahwa melalui acara-acara seperti ini, ODHA diharapkan untuk tetap semangat dan tidak merasa terkucil dari lingkungannya.

“Pendampingan dan segala bentuk acara ramah tamah dalam komunitas ini bertujuan untuk memberi semangat kepada para penderita HIV/AIDS sehingga mereka tidak merasa terkucil lagi. Mereka pasti bisa melakukan hal-hal besar meskipun mereka dalam kondisi seperti ini,” tutur Dokter Aldry.

Sementara itu Komunitas Jurnalis Damai Kota Kupang, NTT, menggelar aksi pemberian bingkisan kepada 50 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Anak Kelas II Kupang, untuk memperingati hari kasih sayang itu.

“Bingkisan kita kemas berupa parsel dengan sejumlah isi kebutuhan anak-anak penghuni lembaga pemasyarakatan,” kata Ketua Panitia Jurnalis Damai berbagai Penghuni Lapas Anak 2013, Alex Dimoe di Kupang, Kamis (14/2), seperti dilansir Antara.

Jurnalis sebuah media on-line di NTT itu mengatakan, peringatan hari kasih sayang, tidak harus didominasi kasih sayang ala dua pasang kekasih dengan segala kemesaraan dan cintanya.

Karena itulah, sejumlah jurnalis yang tergabung di dalam Komunitas Jurnalis Damai, bekerja sama dengan AFSC, sebuah LSM asal Amerika,  mengadakan kegiatan pembangian bingkisan Valentine itu.

“Para penghuni lapas anak itu pun bagian dari manusia yang masih membutuhkan jamahan dan perhatian kasih sayang pihak lainnya,” kata Alex.

Menurut dia, pemberian bingkisan Valentine kepada para penghuni lapas anak itu, selain sebagai bentuk perhatian para jurnalis kepada anak-anak penghuni, tetapi juga merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang dilakukan oleh komunitas jurnalis itu.

“Sebelumnya kita telah melakukan dua kali pelatihan dasar menulis kepada 50 anak di lapas itu. Ini kegiatan lanjutannya,” katanya.

Sementara itu di Manado, Sulut, umat Katolik membanjiri Gereja Hati Tersuci Maria Katedral Manado guna mengikuti Misa Valentine.

Beragam usia nampak khusyuk mengikuti. ABG memang mendominasi tapi orang tua juga tak kalah banyak. Bahkan beberapa ibu dari WKRI Cabang Katedral memakai baju merah muda.

Pastor Novri Korompis mengatakan tema dari perayaan ialah cintailah sesama. Penyebabnya banyak orang diarahkan membenci sesama.

Pastor Korompis berkeyakinan  cara mencintai ialah dengan mengangap Valentine ini sebagai  Valentine terakhir. “Injil mengatakan apa gunanya kita memiliki dunia jika kita kehilangan nyawa. Cinta kasih Tuhan yang terbaik. Kita diciptakan untuk mengasihi,” ujarnya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  2. Walikota Bogor tetap tidak akan buka segel GKI Yasmin
  3. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  4. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  5. Demi Gereja di Tiongkok, Paus Fransiskus tolak bertemu Dalai Lama
  6. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  7. Jaga gereja, anggota Banser Bondowoso dibekali tenaga dalam
  8. Vatikan: Paus Fransiskus akan angkat kardinal baru pada Februari
  9. Kemenag tidak buat aturan penggunaan atribut keagamaan
  10. Para uskup Australia kecam UU baru terkait pencari suaka
  1. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  2. Gereja Katolik Korea Selatan berupaya menjadi jembatan demi pemulihan hubungan dengan Utara
  3. Pemberontak komunis Filipina umumkan gencatan senjata selama kunjungan Paus
  4. Pengadilan Iran mengurangi hukuman penjara tiga klerus Kristen
  5. Pakistan berduka terkait serangan mematikan di sekolah
  6. Seorang pastor bantah menjual buku berisi kata ‘Allah’ di Malaysia
  7. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  8. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  9. Gereja Katolik kecam Presiden Jokowi terkait penolakan grasi 64 terpidana mati narkoba
  10. Pastor dan aktivis menerima ‘ancaman’ akibat membantu wanita Kristen
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online