Tekanan agama terkait perayaan Hari Valentine

15/02/2013

Tekanan agama terkait perayaan Hari Valentine thumbnail

 

Meskipun di sudut-sudut kota Lahore dihiasi dengan warna pink dan balon, tidak ada yang cukup tahu apakah itu layak untuk merayakan Hari Valentine di Pakistan. Maka ungkapan cinta dan kasih sayang harus lebih sedikit berhati-hati.

Di SMA Sint Peter, sebuah pengumuman yang berbunyi “Karnaval Musim Semi, merah adalah warna” yang menunjukkan ambiguitas.

“Ini adalah tradisi tahunan hanya berdasarkan pergantian musim,” kata Saima Yousaf, kepala sekolah TK. “Kami tidak mengajarkan sesuatu tentang Hari Valentine.”

Kenapa harus hati-hati? Karena cara itu merupakan deklarasi terang-terangan mendukung gagasan Valentine, yang bisa menimbulkan masalah.

Kaum perempuan konservatif dari sayap Jamaat-e-Islami adalah di antara kelompok-kelompok agama yang menentang acara itu, dengan mengadakan aksi protes menentang Hari Valentine dan menggantikannya dengan “Hari Kesopanan”.

“Ini merupakan upaya untuk mengecam promosi Hari Valentine yang dilarang. Islam tidak mengizinkan perayaan ini,” kata Atia Nisar, wakil ketua komisi perempuan dan anak.

Dalam sebuah surat yang dikirimkan baru-baru ini, regulator media nasional Pakistan juga mempertimbangkan siaran tentang perayaan Hari Valentine.

Surat itu meminta stasiun televisi dan radio tidak menyiarkan acara itu yang dianggap “merusak generasi muda negara” itu.

“Kejadian-kejadian tersebut telah dianggap sebagai sumber kejahatan moral, merusak dan melukai moralitas kaum muda Pakistan.”

Surat itu menambahkan bahwa materi penyiaran Hari Valentine juga merupakan pelanggaran undang-undang.

Bagi orang Kristen acara itu hanya memperingati Pesta St. Valentinus, seorang santo yang dina. Dan masa Prapaskah baru saja dimulai, pembagian cokelat bisa menimbulkan masalah.

Tapi, kepekaan agama, apakah itu orang Kristen atau Muslim, tidak bisa mengambil keuntungan pada hari itu, yang secara khusus identik dengan orang muda.

Di restoran Pizza Big Man Lahore, Hari Valentine diisi oleh pasangan dengan menghidangkan ‘pizza cinta’ yang sensasional berbentuk hati.

“Ini adalah sikap yang baik untuk berbagi perasaan Anda dengan mereka yang Anda sayangi. Belum lagi ada diskon khusus,” kata Khurram Ali sambil tersenyum. “Ini semua tentang pendidikan, orang tahu lebih banyak tentang Hari Valentine sekarang.”

Sumber: Media vetoes and religious pressure leave lovers’ day in limbo

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  2. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  3. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  4. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  5. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  6. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  1. Gereja Katolik Tiongkok sambut baik dengan gereja baru yang disumbangkan pemerintah
  2. Kelompok ekumenis menyerukan dimulainya kembali pembicaraan dengan pemberontak
  3. Petani kopi Timor Leste harus berjuang mencari sumber pendapatan lain
  4. Alasan Kristenisasi, acara kamp Gereja dibubarkan
  5. Komnas HAM: Ada yang ingin rekonsiliasi, ada yang tidak
  6. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Pernikahan sesama jenis sulit dilakukan di Indonesia
  8. Keluarga Kristen Pakistan dipukul dan diarak setelah dituduh melakukan penghujatan
  9. Komite untuk HAM berat segera disahkan
  10. Pertemuan para uskup Asia bahas perubahan iklim
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online