Walaupun dibatasi, Gereja di Cina tetap berkembang

15/02/2013

Walaupun dibatasi, Gereja di Cina tetap berkembang thumbnail

 

Uskup Agung Savio Hon Tai Fai mengatakan dalam sebuah wawancara di Roma, 7 Februari 2013 bahwa walaupun pembatasan gerakan Gereja di Cina semakin bertambah, namun Gereja-gereja di Cina tetap berkembang.

Uskup Agung Hon menyebutkan bahwa saat ini di Cina, setidaknya ada 12 juta umat Katolik, tapi berapa jumlah anggotanya masih belum bisa dipastikan karena banyak umat Katolik di sana yang tidak mau terdaftar.

Ketika diwawancara saat ia mempersiapkan tahun baru Imlek di Roma, Uskup agung itu mengatakan bahwa masih ada harapan bagi pertumbuhan Gereja Katolik di negara asalnya itu.

“Komunitas Katolik di Cina memberi saya harapan. Komunitas-komunitas tersebut memiliki niat yang tinggi dalam membangun solidaritas, membantu sesama, dan berbuat baik bagi keharmonisan masyarakat dan keluarga. Saya tahu bahwa jumlah umat Katolik di sana sedang berkembang. Banyak orang sudah mulai menerima ajaras Kristus dan ajaran Injil, dan bersedia untuk hidup di dalamnya,” katanya, seperti dilansir Jawaban.com.

Uskup Agung berpendapat bahwa vitalitas Gereja Katolik di sana memberinya harapan dan ia juga tetap berdoa memohon tuntunan Tuhan.

“Vitalitas Gereja juga memberi saya harapan. Dan tentu saja, saya sendiri percaya bahwa Tuhan akan menuntun kita, umat-Nya,” ujar uskup agung.

Cina yang dikenal sebagai negara komunis sangat membatasi perkembangan Gereja Kristiani di negaranya. Kabar gembira dari Uskup Agung Hon ini membuktikan bahwa masih banyak benih-benih harapan yang ada di sana.

 

2 Comments on "Walaupun dibatasi, Gereja di Cina tetap berkembang"

  1. bernardus wato ole on Sat, 16th Feb 2013 5:03 am 

    Syukur kalau begitu. Dari sononya Gereja semakin dihambat – semakin merambat.

  2. yebambang on Sat, 16th Feb 2013 1:33 pm 

    puji tuhan, dunia menuju damai




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online