UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Amnesti Internasional desak perlindungan PRT Indonesia

18/02/2013

Amnesti Internasional desak perlindungan PRT Indonesia thumbnail

PRT mengadakan aksi demonstrasi di Yogyakarta

 

Amnesti Internasional dalam surat terbuka yang ditujukan kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mendesak pemerintah memberikan perlindungan kepada pekerja rumah tangga (PRT) di Indonesia.

“Surat terbuka itu sehubungan dengan peringatan Hari Pekerja Rumah Tangga Nasional pada 15 Februari yang diperingati masyarakat Indonesia,” kata Deputy Director Asia-Pacific Amnesti Internasional, Isabelle Arradon, kepada ANTARA London, Sabtu (16/2).

Surat itu juga disampaikan lembaga internasional yang berkedudukan di London itu kepada Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, dan Komisi IX DPR RI (bidang Kependudukan, Kesehatan, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi).

Arradon menyoroti keprihatinan Amnesti International tentang situasi PRT di Indonesia dan mendesak pemerintah Indonesia mengambil langkah nyata untuk melindungi mereka dari diskriminasi berbasis gender, kekerasan fisik, psikologis dan seksual dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

“Suatu langkah menuju jaminan perlindungan yang lebih baik bagi pekerja rumah tangga di Indonesia adalah dengan diadopsinya secara cepat suatu perundang-undangan (UU)  khusus yang melindungi hak-hak mereka,” ujar Arradon.

Amnesti menyadari parlemen telah memprioritaskan suatu UU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dalam agenda legislasi untuk tahun 2013.

Namun demikian, Amnesti International prihatin pengesahan undang-undang tersebut mengalami penundaan terus-menerus sejak pertama kali diprioritaskan dan diagendakan legislasi di tahun 2010.

Amnesti juga prihatin atas kekurangan-kekurangan dalam rancangan undang-undang yang tidak sesuai dengan hukum dan standar internasional.

Amnesti menyatakan bahwa PRT di Indonesia diperkirakan berjumlah 2,4 juta orang, tapi tidak dilindungi secara hukum sebagai pekerja di bawah hukum Indonesia.

UU domestik yang ada khususnya UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dinilai mendiskriminasikan PRT karena tidak menempatkan pada perlindungan yang sama dengan pekerja lainnya.

Tanpa perlindungan hukum yang memadai, PRT sering kali dieksploitasi secara ekonomi dan tidak diakui hak-haknya atas kondisi kerja yang layak, kesehatan, pendidikan, standar penghidupan yang layak dan kebebasan bergerak.

“Mereka juga memiliki akses yang terbatas atas suatu mekanisme pengaduan dan mendapat pemulihan hak yang efektif ketika hak-hak mereka sebagai pekerja tidak diakui,” ujar Arradon.

Sebagai hasilnya banyak PRT tinggal dan bekerja dalam kondisi yang tidak manusiawi tanpa perlindungan, dan banyak dari mereka, termasuk pekerja rumah tangga perempuan anak seumur 14 tahun, menghadapi risiko kekerasan fisik, psikologis, dan seksual.

Situasi ini secara tidak proporsional mempengaruhi perempuan dan perempuan anak, yang secara luar biasa merupakan mayoritas pekerja rumah tangga di Indonesia.

PRT perempuan dan anak perempuan juga menghadapi hambatan serius dalam memperoleh pelayanan kesehatan reproduktif dan seksual yang mereka butuhkan.

Amnesti menyambut baik penerimaan Pemerintah Indonesia atas rekomendasi mengadopsi rancangan undang-undang tentang PRT pada waktu Penilaian Universal Berkalanya (Universal Periodic Review) pada Mei 2012, dan selama adopsi dari Penilaian September tahun lalu.

Amnesti memastikan adanya debat yang segera dan pemberlakuan UU PRT yang sesuai dengan hukum dan standar internasional.

Komite Penghapusan Diskriminasi terhadap Perempuan (the Committee on the Elimination of Discrimination against Women) pada Juli tahun lalu merekomendasikan Indonesia untuk mengadopsi, dengan tenggat waktu yang jelas, suatu Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.

Foto: VOA Indonesia

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Paus Fransiskus akan makan siang bersama dengan 20 orang muda Katolik Asia
  2. Jokowi-JK diingatkan soal kelompok a-nasional
  3. Paus Fransiskus: "Tolong berhenti, saya minta Anda dengan sepenuh hati"
  4. Lebaran, para biarawati bersilaturahim dengan Jokowi
  5. Seorang pastor klaim terima SMS dari setan
  6. Kelompok masyarakat sipil dukung penetapan Pilpres oleh KPU
  7. Puluhan orang cedera dalam upaya menghentikan pembongkaran gereja
  8. Komunitas Sant’Egidio refleksikan pelayanan mereka bersama uskup, imam dan suster
  9. Presiden terpilih didesak agar tetap pegang janji terkait HAM
  10. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  1. Paus Fransiskus ucapkan Selamat Idul Fitri
  2. Pilpres tak boleh mengoyak persaudaraan nasional
  3. Paus Fransiskus: Gosip, marah, gusar akibat selibat tidak berbuah
  4. Seorang pastor klaim terima SMS dari setan
  5. Paus Fransiskus: “Tolong berhenti, saya minta Anda dengan sepenuh hati”
  6. Lebaran, para biarawati bersilaturahim dengan Jokowi
  7. Kebebasan beragama harus menjadi prioritas presiden terpilih Jokowi
  8. Puluhan orang cedera dalam upaya menghentikan pembongkaran gereja
  9. Renungan hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  10. Wanita Sudan yang nyaris dieksekusi karena pindah agama bertemu Paus Fransiskus
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online