UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pengganti Paus Benediktus XVI diramalkan akan jadi Paus terakhir

18/02/2013

Pengganti Paus Benediktus XVI diramalkan akan jadi Paus terakhir thumbnail

 

Mundurnya Paus Benediktus XVI sebagai pimpinan tertinggi Gereja Katolik beberapa hari lalu terus menjadi perbincangan hangat dunia. Adapun salah satu pembahasan yang menghangat hingga sekarang adalah mengenai pengganti sang Paus asal Jerman ini.

Terkait hal tersebut, sejumlah media dan pengguna sosial media internasional pekan ini banyak mencantumkan tentang ramalan Uskup Armarh, St.Malachy yang hidup antara 1094-1148.

St. Malachy dikatakan telah melakukan perjalanan ke Roma pada 1139, di mana ia menuliskan visi masa depan Kepausan. Dalam serangkaian tulisan yang dipilah menjadi 112 frase samar, masing-masing terjelaskan setelah kejadian berlangsung.

Menurut “penglihatan” dari Malachy, Paus ke-112 akan menjadi Paus terakhir sebelum “kota akan hancur dan Hakim mengerikan akan menghakimi orang-orang”. Ia sendiri menyebut Paus ke-112 “Petrus Romanus”.

Walau bukan bagian dari ajaran Katolik resmi, para pejabat Vatikan dan cendekiawan Katolik selalu mengaitkan setiap frase yang ditulis oleh St. Malachy dengan Paus tertentu selama berabad-abad.

Sebagai contoh Paus Benediktus XVI dikaitkan dengan frase nomor 111, ‘kemuliaan zaitun’. Faktanya, beberapa anggota ordo monastik yang didirikan oleh St. Benediktus dikenal sebagai Olivetans.

Jika melihat urutan Paus yang ada maka pengganti Paus Benediktus XVI adalah Paus ke-112 atau Paus terakhir sebagaimana ramalan St. Malachy.

Suster Madeleine Grace, seorang teolog yang juga pakar sejarah di University of St. Thomas yang mengkhususkan diri dalam teks abad pertengahan, mengatakan kepada NBC News, bahwa ‘Nubuat Paus’ ini adalah palsu. Ia memandang apa yang dituliskan oleh St. Malachy adalah sesuatu yang perlu dianggap sebagai peringatan saja, jangan lebih.

Benar tidaknya sebuah ramalan atau nubuatan atau penglihatan hanya dapat diuji oleh waktu. Jika memang dari Tuhan maka itulah yang pasti terjadi, tetapi jika tidak maka hal apa yang disampaikan tidak akan pernah tergenapi sampai kapan pun.

Sumber: tempo.co

3 Comments on "Pengganti Paus Benediktus XVI diramalkan akan jadi Paus terakhir"

  1. Yulius siantar man on Tue, 19th Feb 2013 8:32 am 

    Yesus bersabda: “Aku akan menyertai engkau sampai akhir zaman” so dunia ini milik Tuhan bukan milik para orng kudus. Mereka cuma mampu mnyampaikan peringatan bukan kepastian

  2. Lucia Steeman on Tue, 19th Feb 2013 9:11 am 

    Katanya jabatan sebagai Paus itu bukan jabatan dari manusia, melainkan dari Allah Bapa Putera dan Roh Kudus yang telah memilihnya.Kenapa mesti mengundurkan diri?Dimanakah semangat iman kepada Jesus bahwa Yesus akan menyertainya sampai akhir jaman?Bahwa Yesus mampu menyembuhkan segala penyakit?Bahwa Allah Bapa mampu menolong dalam segala kesulitan dan kelemahan orang pilihanNya. Sungguh sangat disesalkan pengunduran diri Bapa Paus yang dapat menimbulkan goncangan/kecaman-kecaman terhadap Gereja Katolik.

    Dulu almarhum Bapa Paus Johannes II dimampukan oleh Allah Bapa Putera dan Roh Kudus dalam menjalankan tugas panggilannya sampai wafatnya. Malahan beliau menolak untuk mengundurkan diri meskipun kesehatannya juga telah menurun. Tapi Paus kita ini malah mengejutkan dunia mengundurkan diri. Sungguh sangat disayangkan, tapi mau apa lagi?Itu kemauan beliau, hak asasi manusia.Semoga Paus yang baru benar-benar pilihan Allah Tritunggal yang murni.

  3. Eduardus B. Sihaloho on Tue, 19th Feb 2013 4:32 pm 

    Saya setuju dengan pendapat Suster Madeleine Grace. Ramalan sebagai ramalan bisa menjadi peringatan atau alat kewaspadaan, tetapi bukan patokan. Sebab kalo kita percaya dengan ramalan tersebut seolah-oleh kita tidak punya iman.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pelajaran 50 tahun bagi Gereja Katolik sejak Revolusi Kebudayaan di Tiongkok
  2. Gereja Katolik bekerja sama pemerintah membantu ribuan korban topan
  3. Bulan ini Romo Magnis rayakan 80 tahun
  4. Para uskup dikritik terkait dukungan terhadap partai politik
  5. Kelompok karitatif Gereja Katolik bantu lansia miskin
  6. Kala seorang Kardinal menjadi fotografer
  7. Siswa Timor Leste merayakan Hari Kemerdekaan di penjara
  8. Imam dibebaskan menjelang kunjungan Presiden Obama
  9. Batu dari Lourdes dijadikan pondasi Patung Keluarga Kudus Nazareth di Toraja
  10. Salib IYD 2016 singgahi gereja-gereja Protestan
  1. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  2. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  3. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  4. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  5. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  6. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  7. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  8. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  9. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  10. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
UCAN India Books Online