UCAN Indonesia Catholic Church News
Happy Easter to all

Sekitar 4 juta pecandu Narkoba perlu direhabilitasi

18/02/2013

Sekitar 4 juta pecandu Narkoba perlu direhabilitasi thumbnail

 

Empat juta pencandu narkoba di Indonesia perlu segera direhabilitasi. Upaya rehabilitasi sebelum kembali ke masyarakat tidak hanya bisa dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan instansi pemerintah lain, tetapi justru melibatkan organisasi dan swasta.

Kepala BNN Anang Iskandar di Tambling Wildlife Natura Conservation (TWNC), Lampung Barat, Sabtu (16/2), mengatakan, upaya rehabilitasi dan pascarehabilitasi terus ditingkatkan, agar jumlah pecandu berkurang.

Kemampuan pemerintah untuk melakukan upaya rehabilitasi sangat terbatas, seperti di Lido, Jawa Barat. Untuk itu pemerintah berusaha menggandeng pengusaha dan pihak ketiga agar membuka lokasi, terutama untuk upaya pascarehabilitasi.

Seperti yang dilakukan pengelola TWN dan beberapa pihak lain, pecandu akan menjalani proses pascarehabilitasi dengan berbagai kegiatan seperti bertanam, berkebun, jasa kebersihan, pekerja pabrik, dan lainnya.

Idealnya, kata Nanang, di lokasi pascarehabilitasi ada beberapa kegiatan yang melibatkan mantan pecandu narkoba. Selama menjalani pascarehabilitasi, mantan pecandu juga didampingi psikolog, dokter, serta pelaku usaha seperti petani, nelayan, atau profesi lain.

Pembina TWCN Tomy Winata mengatakan, agar peredaran narkotika di Indonesia berhenti, pelaku usaha, terutama yang memiliki aset senilai Rp 5 triliun, bersedia menyediakan sebuah kawasan untuk dijadikan tempat mantan pecandu menjalani pasca rehabilitasi.

“Konglomerat bisa menyisihkan dari keuntungan yang diperoleh untuk membangun sebuah kawasan, termasuk hutan seperti TWNC, atau ikut mempertahankan keberadaan TWNC dengan kemampuan masing-masing,” ujarnya seperti dilansir kompas.com.

Apalagi, menurut Anang, upaya rehabilitasi di Lido hanya mampu menampung 2.000 mantan pecandu per tahun. Jika pencandu tidak segera direhabilitasi, kerugian akibat peredaran narkotika di negara ini semakin besar.

Saat ini saja, berdasarkan survei dari sebuah perguruan tinggi negeri, kerugian akibat peredaran narkotika sudah mencapai Rp 50 triliun per tahun.

“Kerugian ini tidak hanya pada penggunaan, tetapi juga proses hukum, rehabilitasi dan pasca rehabilitasi,” ujarnya.

“Jadi, yang diharapkan saat ini adalah keterlibatan pelaku usaha ikut memberantas peredaran narkotika dengan menyediakan sebuah kawasan untuk rehabilitasi maupun pasca rehabilitasi,” kata Anang.

Peredaran obat-obatan terlarang di Jakarta sudah dalam kondisi memprihatinkan. Data Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat, prevalensi pecandu narkotika secara nasional yaitu 2,2 persen. Dari jumlah itu, 70 persennya berada di ibu kota.

Deputi Rehabilitasi BNN, Kusman Suryakusuma mengatakan, di DKI jumlah pecandu mencapai sekitar 300.000 pecandu. Jika dirata-rata pada lima wilayah Jakarta, berarti di tiap kota administratif terdapat 60.000 pecandu narkotika. Lebih jauh, jika satu kota administratif memiliki 10 kecamatan, artinya terdapat 6.000 pecandu narkotika di setiap kecamatan tersebut.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Demi kebangsaan, ketua PBNU tolak koalisi partai Islam
  2. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  3. Paus Fransiskus ajak umat untuk refleksi selama Pekan Suci
  4. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  5. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  6. Paus Yohanes Paulus II turut menjatuhkan komunisme
  7. 245 kasus intoleransi di Indonesia dalam setahun
  8. Pastor pembela hak Tamil masuk dalam daftar "teroris" oleh pemerintah
  9. Gereja Katolik masuki pekan suci
  10. Komisi Ahli Hukum Internasional kritik penerapan Syariah di Brunei
  1. Mengapa sejumlah umat Katolik tidak suka Paus Fransiskus membasuh kaki?
  2. Polisi siap amankan gereja selama Tri Hari Suci
  3. Imam yang dibunuh di Suriah dipuji sebagai martir
  4. Rakyat yang Disalibkan
  5. Komnas HAM: Pemilu 2014 dikotori kejahatan demografi
  6. Para uskup ingatkan terkait ritual penyaliban
  7. Apakah Paus Fransiskus membuka pintu bagi pria menikah menjadi imam?
  8. GP Ansor terjunkan 300 personel amankan Paskah
  9. Asia Bibi merayakan Paskah di balik jeruji besi
  10. Uskup Filipina menyerukan gencatan senjata selama Pekan Suci
  1. Ternyata anak2 ke sekolah tetap harus dijaga orang tua atau utusannya. Sekolah,...
    Said on 2014-04-17 08:02:00
  2. Niat baik dan bersahabat patut disambut baik dan dihargai. Mengapa tidak disebu...
    Said on 2014-04-17 07:45:00
  3. Setuju Romo, kita membutuhkan Pemimpin yang sungguh-sungguh memiliki komitmen un...
    Said Wahyu Handoko Yulianto on 2014-04-17 06:50:00
  4. Terima kasih Mgr. Koo. Kisah hidup yang menjadi inspirasi bagi kami utk memperta...
    Said corry on 2014-04-10 12:42:00
  5. Ria: sy jg geram dengan tindakan mantan pastor ini, yg akhirnya membuat nama Ger...
    Said corry on 2014-04-10 12:27:00
  6. Dimana2 orang Kristen dianiaya, dikambinghitamkan dgn alasan ini itu yg tdk terb...
    Said Corry on 2014-04-10 11:48:00
  7. Aneh negeri ini jg presiden odong2. Ini bukan negara muslim, shg seenaknya mener...
    Said Corry on 2014-04-10 11:41:00
  8. Metode blusukan memang telah dilakukan oleh Yesus dan juga para nabi, sehingga p...
    Said Hadrianus Wardjito on 2014-04-07 20:47:00
  9. Sepertinya penulisan oleh Tempo mungkin tidak sesuai dengan yang dikatakan, bahw...
    Said on 2014-04-07 17:15:00
  10. Disebut FUI, ataukah FPI? Sepertinya pengacauan mereka menjadi kebanggaan pemer...
    Said on 2014-03-31 17:23:00
UCAN India Books Online