UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Polisi terus kumpulkan keterangan saksi terkait pelemparan bom molotov ke gereja

19/02/2013

Polisi terus kumpulkan keterangan saksi terkait pelemparan bom molotov ke gereja thumbnail

 

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan belum bisa mengungkap pelaku aksi pelemparan bom molotov di sejumlah gereja di Makassar, Sulawesi Selatan. Polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi.

“Sudah lebih dari 12 saksi yang kami periksa, namun sampai sekarang belum ada informasi yang signifikan, yang mengarah kepada dugaan pelaku,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Senin (18/2/2013).

Tapi, kata dia, polisi telah mendapatkan ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan.

Pelaku, sebut Agus, terlihat melempar bom molotov dari atas sepeda motor matic. “Tentunya ini perlu waktu, kami mohon dukungan masyarakat untuk bisa memberikan info apabila ada hal-hal yang diketahui berkaitan dengan perkara yang kami tangani,” imbuh dia, seperti dilansir kompas.com.

Kepolisian belum dapat memastikan apakah pelaku merupakan kelompok teroris tertentu. Apalagi peledak yang digunakan adalah bom molotov bukan bom rakitan seperti laiknya dipakai kelompok teroris.

Polisi menduga aksi pelemparan bom molotov ini adalah upaya provokasi. Karenanya, warga diminta tak terprovokasi.

Sebelumnya, dalam waktu yang berbeda terjadi aksi pelemparan bom molotov terhadap lima gereja di Makassar. Pertama, dua gereja di Kota Makassar dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal, Minggu (10/2/2013). Kedua gereja tersebut yakni, Gereja Tiatira Malengkeri di jalan Muhajirin Raya Lorong 2 No 2, Kecamatan Tamalate dan Gereja Jemaat Jordan Toraja Mamasa di jalan Dirgantara no 3A, Kecamatan Panakukang, Makassar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kemudian, tiga gereja kembali dilempari bom molotov, Kamis (14/2/2013). Ketiga gereja yang dilempari bom molotov tersebut adalah Gereja Kristen Indonesia (GKI) Sulsel di Jalan Samiun, Kecamatan Ujungpandang, Gereja Toraja di Jalan Gatot Subroto No 26, Kecamatan Tallo, dan Gereja Toraja Klasis di Jalan Pettarani 2, Kecamatan Panakukang. Pelemparan dilakukan dalam waktu yang berdekatan. Api cepat dipadamkan di gereja tersebut sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dialog antaragama saat yang tepat bagi Asia
  2. Ayah memikul salib pembunuhan putranya
  3. ‘Misionaris kerahiman’ diperingatkan terkait berita palsu
  4. Agama-agama di Vietnam mengalami tindakan represif
  5. Doa untuk perdamaian dan persatuan di Pakistan
  6. Perdana Menteri Portugal ‘pulang’ ke Goa
  7. Bisakah perempuan berperan lebih besar dalam mengakhiri konflik di Myanmar?
  8. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  9. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  10. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online