UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

AusAID dan UNICEF luncurkan proyek pendidikan senilai 18 juta dollar untuk anak miskin

20/02/2013

AusAID dan UNICEF luncurkan proyek pendidikan senilai 18 juta dollar untuk anak miskin thumbnail

 

Australian Agency for International Development (AusAID) dan UNICEF  telah meluncurkan sebuah proyek senilai US$ 18 juta untuk membantu sekitar empat juta anak miskin di enam kota di Filipina.

Berjudul “Early Learning for Life,” proyek ini akan beroperasi di wilayah-wilayah dengan kebutuhan yang tinggi di seluruh negeri itu.

Tomoo Hozumi, perwakilan UNICEF negara itu, mengatakan ia mengharapkan pengembalian investasi bagi anak usia belajar menjadi “sangat penting.”

Dia mengutip sebuah penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa dana yang dihabiskan untuk perawatan anak usia dini dan pembangunan (ECCD) senilai US$ 12 juta terkait pengembangan manusia.

Hozumi juga mengatakan bahwa investasi pada anak-anak yang paling rentan adalah “pertama dan terpenting dibenarkan dari sudut pandang hak asasi manusia.”

Teresita Inciong, ketua Dewan ECCD, mengatakan pendidikan anak usia dini akan memperbaiki tingkat putus sekolah yang tinggi di negara itu.

“Usia dari nol hinga empat tahun sangat penting untuk perkembangan otak dan itu tidak dapat diubah jika kita gagal untuk mengejar ketinggalan,” katanya pada peluncuran proyek itu di Quezon City kemarin.

Proyek ini akan dilaksanakan oleh UNICEF bersama Departemen Kesejahteraan Sosial, Departemen Pendidikan dan ECCD.

Sekretaris Departemen Kesejahteraan Sosial Corazon Soliman mengatakan kepada ucanews.com bahwa proyek itu akan fokus pada anak-anak yang berada dalam kondisi paling rentan, terutama mereka yang terperangkap dalam konflik di Mindanao.

Soliman mengatakan proyek ini juga akan membantu pemerintah mendirikan pusat-pusat penitipan anak di pulau-pulau terpencil serta tempat-tempat relokasi bagi anak-anak pengungsi.

Negara ini hanya memiliki 45.000 tempat penitipan anak, sebagian besar dari mereka dikelola oleh staf penitipan yang hanya memperoleh tunjangan sekitar US$ 12 per bulan.

Sumber: Agencies launch $18m education scheme

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  2. Alkitab dengan kata 'Allah' akan dilarang di Semenanjung Malaysia
  3. Paus Fransiskus desak masyarakat internasional bantu ribuan migran Asia
  4. Partai Komunis Tiongkok keluarkan peringatan kepada anggotanya yang menganut agama
  5. Biarawati Katolik luncurkan kampanye untuk membantu pengungsi Rohingya
  6. Gereja menentang otoritas Zhejiang terkait kampanye pembongkaran salib
  7. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes 'tekanan' internasioal terkait Rohingya
  8. Kardinal Myanmar menyerukan pemerintah untuk bersikap belarasa dan peduli dengan Rohingya
  9. Gereja Katolik terus membantu para korban gempa di Nepal
  10. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  1. Myanmar melemparkan tanggung jawab terkait krisis manusia perahu
  2. Polisi tahan peserta aksi damai di Papua
  3. Renungan Hari Raya Tritunggal Mahakudus bersama Pastor Bill Grimm
  4. PBB ingatkan Myanmar terkait empat RUU tentang ‘ras dan agama’
  5. Gubernur Ahok: Banyak politikus bersaing menjual agama
  6. Karitas kecam pembubaran ‘tidak manusiawi’ terhadap protes damai petani
  7. Jesuit Asia Selatan menekankan pentingnya rasa kepedulian terhadap Rohingya
  8. Sektarianisme telah mengerus kebhinnekaan Indonesia
  9. Para pemimpin Katolik ditahan di Tiongkok
  10. Ratusan biksu radikal Myanmar memprotes ‘tekanan’ internasioal terkait Rohingya
  1. Kalaupun bantuan itu merupakan "first aid", sudah menolong juga. Ada yang menye...
    Said on 2015-05-28 07:14:00
  2. Beberapa daerah gelombang panas. Apakah daerah lain dapat membantu dengan member...
    Said on 2015-05-28 06:51:00
  3. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  4. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  5. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  6. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  7. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  8. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  9. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  10. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
UCAN India Books Online