Para uskup desak presiden baru menyelesaikan masalah buruh

20/02/2013

Para uskup desak presiden baru menyelesaikan masalah buruh thumbnail

 

Para uskup Korea Selatan mendesak Presiden Juliana Park Geun-hye untuk menyelesaikan perselisihan perburuhan, dan harus menjadi prioritas pertama.

Desakan itu disampaikan kelompok uskup tersebut pada Selasa dalam sebuah konferensi pers di luar kantor komite transisi kepresidenan di Seoul.

Para anggota Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Korea itu  mengatakan negara terus menghadapi perselisihan perburuhan dan memperhatikan banyaknya bunuh diri belum lama ini di kalangan para pemimpin buruh.

Masalah utama di antara isu-isu perburuhan adalah PHK tidak adil, diskriminasi kerja, dan tekanan politik terhadap para aktivis buruh, kata para uskup.

Pastor Vincent Jang Dong-hun, sekretaris komite itu, mengatakan bahwa presiden (terpilih) Park telah berjanji selama kampanyenya untuk menyelidiki perselisihan perburuhan di Ssangyong Motors.

Para pekerja di Ssangyong mengatakan perusahaan itu menghadapi defisit  500 miliar won (US$ 467 juta) untuk membenarkan PHK lebih dari 2.500 karyawan.

Uskup Ri Matthias Iong-hoon dari Suwon, ketua komite itu, mengatakan “setelah pemilihan presiden pada 19 Desember, tujuh aktivis buruh telah melakukan bunuh diri karena putus asa bahwa di bawah kepemimpinan Park perselisihan mereka tidak akan diselesaikan”, demikian pernyataannya, yang dibacakan dalam konferensi pers tersebut oleh Pastor Jang.

“Yang mendorong mereka putus asa adalah kaum kapitalis yang menganggap buruh sebagai sarana demi keuntungan, pemerintah mengabaikannya dan tidak bertanggung jawab, diam serta tidak ramah,” lanjutnya dalam pernyataan itu.

Pernyataan itu kemudian diserahkan kepada tim transisi kepresidenan.

“Kami akan mempertimbangkan pendapat Gereja Katolik dalam kebijakan pemerintah berikutnya,” kata Chung Ik-hoon, seorang pejabat dari tim transisi dan direktur Pusat Proposal Kesejahteraan Rakyat.

Sumber: New president told to solve labor issues

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Warga Tamil hadapi kehidupan suram setelah kembali dari pengungsian akibat perang
  2. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  3. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  4. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  5. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  8. Suara perempuan dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat
  9. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  10. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  1. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  2. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  3. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  4. Suara perempuan dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat
  5. Warga Tamil hadapi kehidupan suram setelah kembali dari pengungsian akibat perang
  6. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  7. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  8. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  9. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  10. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online