UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Presiden: Imlek memupuk persaudaraan dan toleransi

20/02/2013

Presiden: Imlek memupuk persaudaraan dan toleransi thumbnail

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai bahwa perayaan tahun baru Imlek telah menjadi bagian penting budaya Indonesia yang kehadirannya telah memupuk dan mengikat semangat persaudaraan dan toleransi.

“Tahun baru Imlek telah menjadi bagian penting dalam kehidupan bangsa Indonesia, yang kehadirannya makin memupuk dan mengikat rasa persaudaraan, kekeluargaan dan semangat toleransi,” kata Presiden Yudhoyono saat menghadiri perayaan tahun baru Imlek nasional 2564 di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa sore, seperti dilansir Antara.

Menurut Presiden, perayaan tahun baru Imlek tidak hanya disambut dengan suka cita oleh umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa tetapi juga disambut meriah oleh segenap warga bangsa di seluruh tanah air.

“Dalam 14 tahun terakhir kemeriahan perayaan Imlek telah menjadi pesta rakyat,” ujarnya seraya menyebutkan bahwa perayaan itu telah menjadi warna-warni budaya dan bukan sekedar perayaan tahun baru.

Perayaan Imlek tahun kali ini bertema “Rasa Malu Besar Artinya bagi Manusia” dan diselenggarakan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN).

Menurut Sekretaris Dewan Rohaniawan MATAKIN Budi S Tanuwibowo dalam keterangan tertulisnya, tema itu sengaja diangkat untuk menyegarkan kembali kesadaran tentang arti pentingnya hidup lurus sesuai tata nilai yang seharusnya dijunjung tinggi setiap insan, utamanya terkait dengan kejujuran dan pantang korupsi.

Disebutkan pula bahwa Nabi Khongcu dan cicit muridnya menegaskan bahwa sesungguhnya perbedaan antara manusia dengan hewan amatlah tipis, yaitu ada tidaknya rasa tahu malu

Ia juga mengatakan bahwa perayaan Imlek tingkat nasional dalam 14 tahun terakhir selalu dihadiri oleh presiden yaitu dua kali di zaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, tiga kali di zaman Presiden Megawati Soekarnoputri dan sembilan kali di masa Presiden Yudhoyono.

Turut mendampingi Presiden Yudhoyono dalam kesempatan itu antara lain Ibu Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, Ibu Herawati Boediono, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari dan sejumlah staf khusus presiden. Hadir pula Ibu Shinta Nuriyah Wahid dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Acara tersebut juga dimeriahkan oleh seni pertunjukan Barongsai dan warna merah yang sangat identik dengan masyarakat Tionghoa.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Biasa XIII/C bersama Pastor Bill Grimm
  2. 60 pengungsi Korea Utara dibaptis di Gereja Katolik Seoul
  3. Keuskupan Agung Semarang prioritaskan penyandang cacat
  4. Siapkan menu sahur, puasa pasangan beda agama
  5. LSM internasional desak PBB selesaikan pelanggaran HAM Papua
  6. Lokakarya Beijing ‘mendidik’ para rohaniwan Katolik
  7. Tahun Kerahiman, kesempatan pengampunan dan pembaharuan rohani bagi umat Katolik Pakistan
  8. Polisi secara brutal menyerang dan menyeret umat Katolik yang sedang berdoa
  9. Umat Kristiani Banglades berdoa bagi perdamaian
  10. Korupsi ancam eksistensi Pancasila
  1. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  2. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  3. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  4. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  5. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
  6. Apa yang terjadi sudah tercatat dalam sejaran Tiongkok kan? Tidak dapat disembu...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-07 13:03:09
  7. Kagum bagi yang "diam diam, kerja banyak" daripada "ramai ramai demo,tak hasilka...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-06 15:15:38
  8. Melihat gundukan sampah di Bantargebang rasanya mau angkat tangan. Jutaan orang ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 20:20:38
  9. Kagum atas kerelaannya.. sambil juga rasa prihatin.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-03 10:06:08
  10. Yang memberi Ijin biasanya para politikus busuk yg mencari keuntunga pribadi dan...
    Said Eduardus on 2016-06-02 13:46:02
UCAN India Books Online