PBB mengakhiri misinya selama enam tahun di Timor Leste

21/02/2013

PBB mengakhiri misinya selama enam tahun di Timor Leste thumbnail

 

Misi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Timor Leste (UNMIT) pada Rabu mulai mengadakan pelelangan berbagai peralatannya sebagai bagian dari proses menyelesaikan misinya selama enam tahun di negara itu yang secara resmi telah berakhir tahun lalu.

Finn Reske-Nielsen, kepala misi PBB di Timor Leste, mengatakan kepada para wartawan pada Selasa bahwa pelelangan itu diharapkan akan ditutup pada akhir Maret.

“Ada tim yang menangani properti UNMIT yang berada di beberapa tempat di Dili, ibukota negara itu.”

UNMIT juga akan menyerahkan kantor dan peralatan yang digunakan oleh stafnya dari tahun 2006 hingga 2012 di beberapa kabupaten dan di Bandara Internasional Presidente Nicolau Lobato.

“Secara keseluruhan, 3.300 barang termasuk komputer, komunikasi radio, generator dan pompa air akan diserahkan kepada pemerintah Timor Leste melalui Menteri Keuangan [Emilia Pires],” kata Reske-Nielsen.

Misi UNMIT secara resmi telah berakhir tahun lalu, sejak saat itu lebih dari 1.000 anggotanya dan 350 relawan meninggalkan negara itu.

Tapi, 20 staf internasional masih bekerja sama dengan 27 warga Timor Leste untuk melakukan penyelidikan terhadap pelanggaran HAM yang terjadi tahun 1999.

Referendum yang diadakan PBB di negara itu tahun 1999, sebagian besar warga Timor Leste memilih untuk merdeka dari Indonesia sehingga terjadi pembunuhan, penghilangan dan pengungsian. Kelompok HAM internasional mengatakan aksi itu telah diatur oleh militer Indonesia.

UNMIT dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB, sesuai Resolusi 1704, yang dijalankan pada 25 Agustus 2006.

Dewan itu mengamanatkan UNMIT untuk mendukung pemerintah Timor Leste dan instansi terkait dengan maksud untuk memperkuat stabilitas, meningkatkan pemerintahan yang demokratis dan memfasilitasi dialog politik.

Sumber: UN in final steps to end six-year mission

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Peresmian Pemerintah Baru Timor-Leste Tertunda
  2. Katolik dan Muslim di Purwokerto Bertekad Memerangi Hoax
  3. Prihatin dengan Kondisi Filipina, Kardinal Tagle Tawarkan Dialog Nasional
  4. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  5. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  6. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  7. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  8. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  9. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  10. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online