UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Alasan kesehatan, Kardinal Darmaatmadja tidak ikut Konklaf

22/02/2013

Alasan kesehatan, Kardinal Darmaatmadja tidak ikut Konklaf thumbnail

 

Bulan depan para kardinal  dari seluruh dunia akan berkumpul di Vatikan untuk memilih Paus baru, setelah Paus Benediktus XVI mengundurkan diri pada 28 Februari mendatang.

Namun, Julius Kardinal Darmaatmadja Riyadi SJ, 78, Uskup Agung Emeritus Jakarta, telah mengatakan bahwa ia tidak bisa hadir dalam acara itu akibat masalah kesehatan yang menurun.

Berbicara melalui telepon dengan asianews.it dari Wisma Emmaus, rumah jompo bagi para imam dan uskup di Girisonta, Ungaran, Jawa Tengah, Kardinal Darmaatmadja menekankan bahwa akibat kondisi kesehatannya yang semakin menurun, maka ia meninggalkan keuskupan agung Jakarta dua tahun lalu.

“Saya sudah mengundurkan diri sejak dua tahun lalu. Dan sekarang kesehatan saya makin menurun, terutama mata menjadi susah melihat,” kata kardinal.

Ia mengatakan masalah ini menjadi “hambatan serius” untuk bekerja dalam Konklaf, di mana asisten tidak diperbolehkan selama pemilihan. Ketidakmampuan untuk membaca teks dan dokumen juga merupakan kendala.

“Saya merasa diri sudah tidak wangun (pantas) pergi ke sana (Konklaf),” tandas mantan Uskup Agung Semarang itu.

Menanggapi pengunduran diri Paus Benediktus, ia mengatakan bahwa ia “sepenuhnya memahami” keputusan Paus Benediktus untuk mengundurkan diri karena alasan kesehatan yang menurun.

“Saya sendiri mengalami hal ini,  katanya, ketika saya masih Uskup Agung Jakarta dan saya memutuskan untuk mengundurkan diri ketika saya mencapai usia 75 tahun.” Karena untuk menjadi uskup kota metropolitan seseorang harus “berada dalam kesehatan fisik yang baik,” tambah kardinal.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Doa untuk perdamaian dan persatuan di Pakistan
  2. Perdana Menteri Portugal ‘pulang’ ke Goa
  3. Bisakah perempuan berperan lebih besar dalam mengakhiri konflik di Myanmar?
  4. Presiden Duterte berterima kasih kepada Paus Fransiskus
  5. Renungan Hari Minggu Biasa III/A bersama Pastor Bill Grimm
  6. Gereja Katolik Banglades berkabung atas wafatnya imam misionaris Italia
  7. Gereja Sri Lanka menetapkan 2017 sebagai Tahun Santo Joseph Vaz
  8. Upaya terus dilakukan guna menyelamatkan orang muda Timor Leste dari HIV
  9. Tiongkok jauh dari ‘Model Vietnam’ dalam hubungan dengan Takhta Suci
  10. Katolik dan Protestan di Korea Selatan menyerukan dialog berkelanjutan
  1. begitu meriah.....
    Said Jenny Marisa on 2017-01-19 12:12:02
  2. Bapak Romo.Mohon Maaf Atas Kelancangan Saya, ''Mohon DOA'' Bagi Keluarga Saya, T...
    Said moseslamere on 2017-01-16 09:51:46
  3. Yang saya salut dg agama2 asli Indonesia ini adalah kedamaiannya,...
    Said Surromenggala on 2017-01-13 06:19:39
  4. mas gre,bs kah membantu kami unt perobatan istri.setelah cek lab ada gangguan gi...
    Said nehemia tumanggor on 2017-01-07 14:45:59
  5. Tragedi yang tidak tidak terbayarkan dengan kebaikan apapun.. 6000 nyawa tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-05 11:16:42
  6. Luar biasa atas kesaksian iman dari kisah 2 orang yang berbeda dengan masalah ya...
    Said Anselmus Seng Openg on 2017-01-04 13:25:40
  7. Mengapa pemerintah India tidak berupaya?...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-04 11:27:27
  8. Segala dapat diperdagangkan di China.. semuanya adalah kejam.. Hewan langka, gad...
    Said Jenny Marisa on 2017-01-03 20:38:17
  9. Shalom, Bapa, sy orang kosan yg tinggal di kos rumah tua dimana sebelumnya ada ...
    Said desi on 2016-12-28 23:01:07
  10. Bentuk toleransi dengan mengikuti kegiatan agama lain. Mari kita dukung penegak...
    Said Abdul Aziz on 2016-12-24 11:19:05
UCAN India Books Online