UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kardinal Tagle ingin bawa Gereja Katolik dekat dengan orang kecil

22/02/2013

Kardinal Tagle ingin bawa Gereja Katolik dekat dengan orang kecil thumbnail

 

Luis Antonio Kardinal Tagle ingin membawa Gereja Katolik lebih dekat dengan masyarakat kecil, seorang fansnya mengatakan ini berasal dari niatnya yang tulus untuk membantu orang miskin dan seorang yang bisa membuatnya menjadi Paus Asia pertama.

Kardinal berusia 55 tahun itu disebut-sebut di negaranya dan di luar negeri sebagai pesaing untuk menggantikan Paus Benediktus XVI, sebuah pemilihan bersejarah bulan depan di Vatikan.

Kardinal Tagle memiliki reputasi di Filipina sebagai seorang yang rendah hati dengan komitmen hidupnya untuk membantu orang miskin, sementara para tokoh senior Gereja menganggapnya sebagai progresif moderat yang menyeimbangkan doktrin konservatif.

Kardinal Tagle, Uskup Agung Manila, yang diangkat menjadi kardinal pada November, menolak untuk berbicara tentang peluangnya menjadi paus sejak Paus Benediktus mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri pada 28 Februari karena alasan kesehatan.

Tapi, saat berbicara pada seminar publik di Manila akhir pekan lalu, Kardinal Tagle menguraikan pandangannya bahwa para pemimpin Gereja perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk menjangkau orang-orang dalam komunitas mereka, khususnya kaum muda.

“Kaum muda ingin menjadi penghubung,” kata Tagle dalam forum itu.

“Itulah dasar dari iman – [menjadi] penghubung dengan Tuhan, penghubung dengan sesama, dan dengan Gereja. Kita perlu kembali ke hal yang mendasar.”

Dalam setiap pembicaraannya, Kardinal Tagle menyerukan Gereja untuk bersikap rendah hati, lebih terbuka terhadap keprihatinan umum.

Kardinal Tagle lahir tahun 1957 di Imus, sekitar dua jam dengan kendara ke arah selatan Manila. Sebagai penganut Katolik yang taat, dia melayani Gereja sejak usia dini.

Salah satu gurunya, Pastor Romeo Ner, 72, bercerita bahwa mereka pertama kali bertemu ketika Tagle masih seorang anak muda dan bahkan kemudian ia menunjukkan empati yang luar biasa, disiplin dan cerdas.

“Dia selalu rengking satu di sekolah. Ia sangat tertarik membantu orang miskin bahkan pada usia muda dan ia sangat dekat dengan Gereja,” kata imam itu.

“Saya kagum dengan beliau karena dia tahu berdoa rosario dan semua misteri ketika ia baru berusia tiga tahun.”

Pastor  Ner mengatakan bahwa sebagai seorang imam muda, Tagle terlibat dalam mengumpulkan dana untuk paroki yang melayani daerah miskin.

“Memperhatikan orang miskin adalah semangatnya. Dia mencintai mereka,” kata Pastor Ner, yang sebagai vikjen di keuskupan asal Kardinal Tagle. Ia sangat berperan yang membuat dia salah satu uskup termuda pada usia 44 tahun ketika ia diangkat menjadi uskup tahun 2001.

“Ketika ia diangkat sebagai kardinal tahun lalu, saya bertanya kepadanya apakah dia menyadari bahwa dia sekarang adalah pemimpin tertinggi Gereja di Filipina,” kata Pastor Ner.

“Dia hanya berkata ‘ya’, tetapi nampaknya ia tidak terbuai dengan pujian itu. Dia sangat rendah hati, dan dia tidak pernah mendambakan untuk diperhatikan.”

Selengkapnya: Tagle pushes for people power in Church

 

  • franstantri dharma

    Kita doakan agar beliau terpilih menjadi Paus Asia I. Siapa yg tahu?

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komnas PA: Awasi pergaulan dan perkembangan anak
  2. Di Cina banyak salib diturunkan dari gereja
  3. Paus ingatkan 'kanker' keputusasaan dalam Misa di Daejeon
  4. Paus desak kaum muda Katolik Asia menjaga iman dan identitas nasional mereka
  5. Paus Fransiskus beatifikasi 124 martir Korea
  6. PP Kesehatan Reproduksi yang melegalkan aborsi dikritik aktivis pro-life dan Gereja Katolik
  7. Menkes: Sebagai Katolik, saya tidak akan aborsi dalam kondisi apapun
  8. Sentuhan kasih 'menyembuhkan’ Paus kepada anak cacat hilangkan citra aib
  9. Paus Fransiskus berharap segera mengunjungi Cina
  10. Apakah Cina kehilangan pesan niat baik Paus Fransiskus?
  1. Cina ingatkan Vatikan tidak mengganggu terkait agama
  2. Demi cinta, pasangan beda agama harus bersembunyi dari ancaman pembunuhan
  3. Mantan budak seks tentara Jepang dapat peneguhan setelah pertemuan pribadi dengan Paus
  4. Menkes: Sebagai Katolik, saya tidak akan aborsi dalam kondisi apapun
  5. Uskup Bandung akan ditahbiskan 25 Agustus
  6. Ketakutan pengaruh ISIS masih menyelimuti semua elemen di tanah air
  7. Apakah Cina kehilangan pesan niat baik Paus Fransiskus?
  8. Para uskup Filipina luncurkan petisi ‘pork barrel’
  9. Koalisi untuk advokasi kepemimpinan perempuan gugat revisi UU MD3
  10. PGI tolak PP aborsi
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online