UCAN Indonesia Catholic Church News

Orang Kristen kecewa terkait penanganan kasus pembunuhan Bhatti

22/02/2013

Orang Kristen kecewa terkait penanganan kasus pembunuhan Bhatti thumbnail

Shahbaz Bhatti

 

Pemerintah Pakistan belum “banyak menjawab” terkait pembunuhan Shahbaz Bhatti, Menteri Minoritas negara itu, demikian ungkap ketua Asosiasi Kristen Pakistan di Inggris.

“Fakta bahwa para pembunuh belum dibawa ke pengadilan adalah sebuah kesuraman bagi Pakistan,” kata Wilson Chowdhry.

Bhatti, seorang Katolik dan aktivis HAM, ditembak mati di Islamabad, ibukota negara itu pada 2 Maret 2011.

Pembunuhan itu terjadi setelah ia secara terbuka menyuarakan dukungannya kepada Asia Bibi, yang ditajuhi hukuman mati setelah ia dinyatakan bersalah tahun 2010 berdasarkan Undang-Undang (UU) Penghujatan negara itu. Dia adalah wanita pertama yang dihukum mati berdasarkan UU tersebut.

Abid Malik, seorang pria, yang didakwa terkait pembunuhan Bhatti, tetapi dibebaskan Februari lalu. Hakim mengatakan di pengadilan bahwa ia tidak memiliki hubungan dengan organisasi militan.

Chowdhry berbicara dengan Aid to the Church in Need menjelang sebuah acara di London pada 2 Maret untuk memperingati dua tahun pembunuhan Bhatti dan menyerukan pencabutan UU Penghujatan itu.

Dia akan menjadi salah satu pembicara antar-iman dalam acara itu, yang dimulai dengan pelayanan antar-denominasi Kristen di luar Komisi Tinggi Pakistan di Knightsbridge, London.

Sebuah petisi menyerukan pembebasan Asia Bibi dan mengakhiri penganiayaan minoritas. Petisi itu akan diserahkan ke kediaman perdana menteri di Downing Street no. 10.

Acara ini akan berakhir dengan “konser perdamaian” di Trafalgar Square.

Sumber: Christian exiles point finger over Bhatti




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  2. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  3. Caritas Melatih Guru untuk Mencegah Pelecehan Terhadap Anak-anak
  4. Pastor Soganub Akhirnya Bebas dari Tangan Pemberontak Marawi
  5. Pemerintah Jakarta, NU Berjuang Bersama Melawan Ekstremisme
  6. Sekitar 50.000 Warga Rohingya Terancam Kelaparan
  7. PBB Khawatir 1 Juta Rohingya Bakal Melarikan Diri ke Banglades
  8. Paus Minta Agar Uskup Baru Memiliki Sikap Mendengarkan
  9. Imam Salesian yang Dibebaskan Butuh Waktu untuk Pemulihan
  10. Uskup Pakistan Ingatkan Suu Kyi untuk Melindungi Muslim Rohingya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online