UCAN Indonesia Catholic Church News
In Season and Out, Homilies for Year A

Presiden diminta canangkan Gerakan Stop Kekerasan terhadap anak

22/02/2013

Presiden diminta canangkan Gerakan Stop Kekerasan terhadap anak thumbnail

 

Komnas Perlindungan Anak meminta pemerintah untuk berani mencanangkan gerakan nasional stop kekejaman terhadap anak menyusul semakin meningkatnya kekerasan yang dialami anak.

Ketua Dewan Pembina Komnas Perlindungan Anak, Seto Mulyadi mengakui sampai saat ini kekejaman terhadap anak kian hari kian meningkat. Untuk itu, Komnas HAM Anak pun sudah membentuk perlindungan anak mulai dari tingkat RT hingga kabupaten.

Seto juga mengatakan, kekejaman terhadap anak hanya ter-blow up oleh media, sementara di sisi lain masih banyak peristiwa kekejaman terhadap anak yang terjadi.

Seto pun meminta agar seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) pada Januari-Agustus 2012 mencatat terdapat 3.332 kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia.

Ironisnya dari data tersebut, keluarga menjadi tempat terbanyak terjadinya kekerasan terhadap anak, yakni sebanyak 496 kasus, menyusul dalam bidang pendidikan, yakni mencapai 470 kasus. Lalu pada urutan ketiga kasus kekerasan terhadap anak dibidang agama yakni 195 kasus.

Sekretaris KPAI Muhammad Ihsan mengatakan, beberapa bentuk kasus kekerasan terhadap anak dalam keluarga antara lain, perebutan hak kuasa asuh, akses bertemu anak, anak kabur dari rumah, penelantaran anak dan pengasuhan anak bermasalah.

Sedangkan kekerasan terhadap anak dalam dunia pendidikan berupa tawuran pelajar, diskriminasi pendidikan, bullying, dan anak korban pungli.

Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan, khususnya dalam lingkungan keluarga, apalagi sebagian besar kasus itu terjadi di perkotaan.

Berdasarkan data pada Januari-Agustus 2012, terdapat 178 pengaduan kekerasan terhadap anak dalam keluarga di Jakarta.

“Himpitan ekonomi membuat tingkat stres yang tinggi di kota, menjadi salah satu penyebab kekerasan terhadap anak. Selain itu pelaku juga mungkin mengalami kejadiaan yang sama pada masa kecilnya, lalu sistem itu diteruskan pada anak-anak mereka,” jelasnya.

Ihsan juga mengatakan ada bermacam-macam kategori dari kekerasan terhadap anak, bisa berupa kekerasan fisik, seksual, psikis, perbuatan asusila/pencabulan, pengeroyokan dan kecelakaan lalu lintas.

“Tetapi yang dominan kekerasan fisik, yakni 34 kasus dan kekerasan seksual 32 kasus,” jelasnya.

Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak yang tidak diproses lebih lanjut disebabkan karena korban tidak mengetahui kemana mereka melakukan pengaduan.

“Coba kita perhatikan dari 496 kasus kekerasan terhadap anak, ada 173 kasus yang korbannya langsung mengadu ke KPAI atau lembaga perlindungan anak lainnya, sedangkan jenis kekerasan yang kita himpun dari media masa selama delapan bulan terakhir mencapai 154 kasus, itu berarti masih banyak kekerasan terhadap anak yang tidak diproses lebih lanjut,” jelas Ihsan.

Sumber: berbagai media

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan Hari Minggu Adven II/A bersama Pastor Bill Grimm
  2. Doa Perdamaian untuk Indonesia di Fatima
  3. Para uskup Jepang ingin tenaga nuklir dihapuskan di seluruh dunia
  4. Situs Santo Fransiskus Xaverius di Tiongkok akan masuk dalam warisan dunia
  5. Kasih sayang dorong seorang biarawati tidak takut melayani ODHA
  6. Satu-satunya Patung Bunda Maria dari Vatikan di Indonesia
  7. Sri Paus serukan seluruh ODHA beroleh perawatan medis
  8. Pakai ikat kepala merah putih, umat lintas agama bersatu dalam acara Nusantara bersatu
  9. Ratusan frater bantu korban bencana alam dan pencemaran laut
  10. Ini tiga cara penyebaran radikalisme di Indonesia
  1. ternyata banyak pengikutnya tidak menemukan ketenangan batin.. tidak ada jaminan...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-30 10:02:53
  2. i Like,..it,.....
    Said Damianus Ahen on 2016-11-28 11:09:07
  3. Dimana toleransi beragama yg selalu di dengung dengungkan,,,...
    Said kamboti marassan salatiga on 2016-11-27 21:01:42
  4. Ada upaya uskup dan menteri yang Katolik.. ini cukup menjelaskan... Semoga napi ...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-23 10:02:16
  5. Terima kasih Pak Benyamin....
    Said cnindonewsletter on 2016-11-22 16:34:32
  6. Terima kasih. Saya senang dengan UCAN INDONESIA. syallom benyamin...
    Said Benyamin Mali on 2016-11-21 16:53:07
  7. PERSEKUTUAN REMAJA JEMAAT ELIM PETRA PAMONA GEREJA KRISTEN SULAWESI TENGAH (GKS...
    Said aswankodina on 2016-11-21 10:53:01
  8. semoga tidak hujan besok......
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 23:25:12
  9. Benar2 capek deh membaca tentang Islam yang berniat menghabisi kaum Kristen.. Mu...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-18 09:53:01
  10. Nyalakan lilin untuk unjuk simpati.. dan mengobati rasa duka dan sedih.. Jauh le...
    Said Jenny Marisa on 2016-11-17 10:02:56
UCAN India Books Online