Vatikan kecam berita palsu di media terkait pengunduran diri Paus

25/02/2013

Vatikan kecam berita palsu di media terkait pengunduran diri Paus thumbnail

 

Paus Benediktus XVI menjelaskan keputusannya untuk nengundurkan diri ketika ia mengadakan acara doa publik terakhirnya pada Minggu, hari itu sekretariat negara Vatikan mengecam keras berita-berita yang tidak benar  (palsu) yang dipublikasikan di berbagai media terkait pengunduran diri Paus itu akibat skandal dalam Gereja Katolik.

“Tuhan memanggil saya untuk pergi ke atas bukit, untuk mendedikasikan diri saya sekali lagi untuk berdoa dan bermeditasi,” kata Paus, yang menyapa ribuan orang di Lapangan Santo Petrus di Kota Vatikan pada Minggu. “Tapi, ini tidak berarti saya mengabaikan Gereja,” katanya seperti dikutip oleh media.

Awal bulan ini, Paus Benediktus mengumumkan pengunduran dirinya, dengan mengatakan, “Kekuatan pikiran dan tubuh sangat dibutuhkan, tapi dalam beberapa bulan terakhir kesehatan saya telah menurun drastis. Saya mengakui ketidakmampuan saya untuk memenuhi pelayanan yang dipercayakan kepada saya.”

Namun, rumor yang tersebar di media online mengklaim bahwa Paus Benediktus mengundurkan diri karena tindakan hukum yang diambilnya terkait dugaan keterlibatan dalam berbagai  skandal, termasuk pedofilia dan teori konspirasi.

Sekretariat negara Vatikan menanggapi pada Sabtu atas laporan tersebut dalam sebuah pernyataan keras, mengatakan sebagian dari media mencoba untuk menempatkan tekanan opini publik terkait pemilihan Paus baru.

“Melalui berabad-abad, para Kardinal telah menghadapi berbagai bentuk tekanan,” kata juru bicara Vatikan Pastor Federico Lombardi SJ, yang membacakan pernyataan itu kepada wartawan.

Sumber: Vatican blasts media over reporting of scandals

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online