UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Pemimpin Muslim-Kristen Asia bertemu untuk memperkuat kerukunan

26/02/2013

Pemimpin Muslim-Kristen Asia bertemu untuk memperkuat kerukunan thumbnail

 

Lebih dari 100 pemimpin Agama Muslim dan Kristen dari 16 negara di Asia menghadiri konferensi  di Jakarta, yang dibuka hari ini, Selasa (26/2), guna mencapai apa yang mereka sebut, common word to common action (kata yang sama untuk aksi bersama) demi keadilan di kawasan Asia.

Bringing Common Word to Common Action adalah tema yang kami angkat dalam konferensi ini. Dalam rangka untuk merumuskan kata yang sama untuk aksi bersama, kami harus mengatasi dan memecahkan banyak persoalan termasuk agama, politik dan sosial,” kata Hasyim Muzadi, Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS).

ICIS, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menjadi penyelenggara konferensi ini yang akan berlangsung hingga 1 Maret, didukung Federasi Konferensi-Konferensi Para Uskup se-Asia (Federation of Asian Bishops’ Conferences, FABC) dan Konferensi Kristen se-Asia (Christian Conference of Asia).

“Kami berkumpul di sini untuk membuat ide-ide kami menjadi kenyataan,” kata Muzadi.

Ia berharap para pemimpin agama dari negara-negara Asia yang hadir, termasuk India, Indonesia dan Filipina, akan membentuk sebuah forum tingkat Asia untuk dialog antaragama.

“Roh agama berada di Asia, tidak di benua lain,” katanya.

Uskup Agung Fernando R Capalla dari Filipina serta wakil dari FABC mengatakan, ketidakadilan, ketidakharmonisan dan konflik di Asia dapat ditelusuri kembali akibat ketiadaan cinta dalam lingkungan dan masyarakat.

“FABC percaya bahwa situasi tersebut dapat dikembalikan jika kita mengikuti ajaran Kitab Suci dan Alquran, yaitu mengasihi Allah dan sesama. Keadilan adalah ungkapan kasih kepada Allah dan kepada sesama,” katanya kepada ucanews.com.

Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyambut peserta, dengan mengatakan konferensi ini “adalah bukti komitmen yang kuat dari tiga agama [Katolik, Islam dan Protestan] untuk mempromosikan nilai-nilai kerukunan.”

Selain sidang pleno, peserta konferensi ini juga akan mengadakan diskusi dengan sejumlah lembaga, seperti Migrant Care, KPK, INFID dan Indonesian Conference on Religion Peace (ICRP), serta pada Rabu (27/2) mereka akan berkunjung ke Katedral Jakarta dan Masjid  Istiqlal.

Ryan Dagur, Jakarta

Sumber: Muslim, Christian leaders meet for Asia summit

 

One Comment on "Pemimpin Muslim-Kristen Asia bertemu untuk memperkuat kerukunan"

  1. Simon Sofyan on Thu, 28th Feb 2013 10:00 am 

    sangat baik,,,,tp tdk sebatas pimpinan,tp harus sampai keakar rumput,,,,karena konflik horisontal sering terjadi atas nama agama,,,,karena agama dijadikan tujuan, bukankah IMAN SEJATI YG HARUS DIPERJUANGKAN?,…




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Hukuman mati dalam pandangan Gereja Katolik
  2. Era tak beriman
  3. Negara bagian di India melarang anggur Misa
  4. PMKRI gelar Rakernas di Jayapura
  5. Gereja Katolik Banglades fokus pada orang awam
  6. Kelompok ekumenis Indonesia akan bantu warga Timor Leste akibat El Nino
  7. Delegasi Indonesia meriahkan WYD di Polandia
  8. Para uskup Timor Leste ingin memperbaiki liturgi
  9. Gereja diminta ikut mengawasi penggunaan dana desa
  10. Tiongkok akan tutup gereja selama KTT G20
  1. Semoga berhasil ditiadakan.....
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 19:50:21
  2. Pengawasan dana desa?? Bukannya itu urusan pemerintah?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-26 17:08:38
  3. Jangan kareta kesalahan satu orang, ratusan orang dikorbankan. Kalau memang yang...
    Said brian on 2016-07-25 11:16:27
  4. Hanya Mao Ze Dong yang mereka idolakan... tidak ada yang lebih baik... Buat kita...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-15 10:18:37
  5. Motornya jenis matic, pengendaranya jenis apa ya?...
    Said Jenny Marisa on 2016-07-08 09:37:42
  6. Upaya menjalin persahabatan tentu baik dan yang mengacaukannya, salah. Namun, a...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 10:44:28
  7. Romo Magnis mengatakan terus terang, yang mungkin tidak enak didengar....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-21 08:07:15
  8. Ini baru bisa mengatakan selamat berbuka puasa, karena tidak ada yang mengusik.....
    Said Jenny Marisa on 2016-06-15 12:22:52
  9. Membuat UU tidak bisa baik karena niatnya sudah tidak adil Legislator bergelar ...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-10 09:15:14
  10. Merawat orang sakit jiwa menakutkan dan sangat tidak mudah. Obat2an tentu tidak...
    Said Jenny Marisa on 2016-06-09 15:19:50
UCAN India Books Online