UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Umat Konghucu jangan ragu cantumkan agama di KTP

26/02/2013

Umat Konghucu jangan ragu cantumkan agama di KTP thumbnail

 

Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Provinsi Jambi, Darman Wijaya, mengimbau umat Konghucu jangan ragu mencantumkan agama itu di KTP mereka.

Menurut dia, saat ini berdasarkan data Kanwil Kementerian Agama Jambi, ada sekitar 34.400 umat Konghucu di Provinsi Jambi yang di KTP-nya tercantum agama lain selain Konghucu.

Padahal agama Konghucu telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai salah satu agama resmi di Indonesia dan kedudukannya setara dengan agama-agama lainnya.

“Saya imbau umat Konghucu jangan ragu lagi mencantumkan agama itu di KTP, sebab pemerintah telah menetapkannya sebagai salah satu agama resmi di Indonesia,” katanya di Jambi, Senin, seperti dilansir Antara.

Ia menegaskan, saat membuat KTP di Dinas Kependududkan dan Catatan Sipil, maupun UPTD-nya di kantor kecamatan, umat diminta untuk menyebutkannya kepada petugas bahwa agama mereka adalah Konghucu, bukan seperti yang tertera di KTP lama.

“Kami sudah minta tolong kepada Dinas Catatan Sipil dan camat-camat di Jambi agar membantu umat mempermudah pencantuman agama Konghucu di KTP mereka,” katanya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jambi, Obliyani, mengaku sudah mendengar peraturan itu dari Kementerian Dalam Negeri.

“Saya sudah dengar peraturan itu dari Kementrian Dalam Negeri, namun dalam praktiknya di Kota Jambi sendiri saya belum mengetahui, besok akan saya tanyakan kepada bawahan saya,” tambahnya.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Romo Budi gelar konser amal untuk pembangunan pusat pastoral
  2. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  3. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  4. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  5. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  6. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  7. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  10. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online