UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

30 tokoh agama Asia kunjungi kantor KPK

27/02/2013

30 tokoh agama Asia kunjungi kantor KPK thumbnail

 

Hari ini sebanyak 30 tokoh agama Asia mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka menyampaikan dukungan kepada KPK dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dengan didampingi Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) Hasyim Muzadi, para tokoh agama tersebut ingin mengetahui seluk beluk KPK.

“Anggota konferensi ini ingin mengunjungi, ingin mengetahui secara umum bagaimana KPK dan fungsinya di Indonesia,” kata Hasyim di kantor KPK, Jakarta, Rabu (27/2).

ICIS, Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyelenggarakan program itu, yang akan berlangsung hingga 1 Maret, dengan dukungan dari Federasi Konferensi Waligereja Asia (Federation of Asian Bishops’ Conferences, FABC) dan Konferensi Kristen Asia (Christian Conference in Asia).

Hasyim menyebutkan, dalam kesempatan ini ada sekitar 30 orang tokoh agama dari 16 negara. Mereka ingin mengetahui tentang lembaga yang bertugas memberantas korupsi di Indonesia tersebut.

“Titik-titik yang diprioritaskan adalah titik-titik yang menyangkut kehidupan bernegara secara vital, baik di bidang politik, hubungan dengan penguasa, ketahanan pangan, dan sebagainya,” tutur Hasyim.

Menurut Hasyim, kedatangan para tokoh agama Asia ke kantor KPK menunjukan bahwa lembaga yang dipimpin oleh Abraham Samad itu mendapat perhatian dari dunia internasional.

Kunjungan itu adalah bagian dari konferensi Pemimpin Agama Islam-Kristen Asia yang dibuka kemarin di Hotel Acacia Jakarta.

“Bringing Common Word to Common Action” adalah tema dari  konferensi itu yang diadakan mulai 26 Februari hingga 1 Maret.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Unika Sanata Dharma dan Pemkot Yogyakarta kembangkan sekolah laboratorium
  2. Para frater belajar menulis berita
  3. Menjadi minoritas yang bermakna
  4. Paus: Umat Katolik tidak perlu berkembang biak 'seperti kelinci'
  5. Menag: Indonesia mayoritas Islam, tapi bukan negara Islam
  6. Tiongkok kirim pesan menyusul Paus menetapkan pertemuan dengan Dalai Lama
  7. Paus mengakui korupsi dalam Gereja
  8. Walikota Bogor segera membalas surat Dewan Gereja Dunia terkait GKI Yasmin
  9. Paus mengatakan ia ingin mengunjungi Tiongkok
  10. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  1. Wartawan ditahan di Tiongkok terkait laporan penganiayaan Kristen
  2. Para frater belajar menulis berita
  3. Duta Vatikan menekankan dialog antaragama dalam pertemuan dengan para uskup di Malaysia
  4. Unika Sanata Dharma dan Pemkot Yogyakarta kembangkan sekolah laboratorium
  5. Kemensos siapkan 700 pekerja sosial rehabilitasi korban narkoba
  6. Menteri Anies kunjungi gereja di Ambon, pertama kali berdiri di mimbar gereja
  7. Tiongkok akan melanjutkan pentahbisan uskup ilegal
  8. Tunawisma ditarik dari jalan-jalan, disembunyikan di penginapan mewah selama kunjungan Paus
  9. Sebuah provinsi di Tiongkok luncurkan kampanye melawan praktek takhayul
  10. Jaringan Islam Liberal: Charlie Hebdo tidak anti-Islam
  1. Boleh saja melarang jika di tempat publik, tetapi jaminlah kalau perayaan diadak...
    Said on 2015-01-14 07:48:00
  2. Saya selalu beranggapan bahwa kecelakaan tidak perlu terjadi... Bahwasanya terja...
    Said on 2015-01-14 07:44:00
  3. Alangkah indahnya nanti kalau ada pemimpin baik.. semoga terus demikian....
    Said on 2015-01-14 07:30:00
  4. Aceh lain sifatnya dari Indonesia pada umumnya.. Kita prihatin nasib perempuan t...
    Said on 2015-01-14 07:17:00
  5. Mudah2an semacam ensiklik juga ditujukan untuk Indonesia, walaupun kaum Kristen-...
    Said on 2015-01-14 07:06:00
  6. Perjalanannya masih panjang di Aceh.....
    Said on 2015-01-09 05:46:00
  7. Baik sekali kalau dalam TNI tidak membedakan perayaan Nasrani - yang hadir semua...
    Said on 2015-01-09 05:44:00
  8. Like...
    Said Yohanes Seandy Sunjoko on 2014-12-21 10:11:00
  9. Mestinya yang mengajar, ya mengajar yang baik. Janganlah di khotbah pada waktu ...
    Said on 2014-12-18 07:06:00
  10. iya, iya, baiklah... tenaga dalam saja, jangan senjata. ..Banser kan artinya ba...
    Said on 2014-12-18 07:03:00
UCAN India Books Online