UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Uskup Agung Tutu mengunjungi Suu Kyi

27/02/2013

Uskup Agung Tutu mengunjungi Suu Kyi thumbnail

 

Uskup Agung Desmond Tutu dari Afrika Selatan pada Selasa bertemu dengan pemimpin oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi di rumahnya di Yangon, pertemuan pertama di  antara kedua Peraih Nobel Perdamaian itu.

Tutu, kampanye anti-apartheid, adalah pendukung setia Suu Kyi dan terus-menerus menyerukan pembebasannya selama tahanan rumah, yang dilakukan oleh para penguasa militer negara itu.

Tutu pernah berjanji bahwa ia akan mengunjungi Myanmar ketika Suu Kyi menjadi kepala negara, namun kunjungannya itu sebagai pemimpin demokrasi Burma. Meskipun sekarang terpilih sebagai anggota parlemen, ia masih berjuang untuk memimpin negara itu menuju reformasi demokrasi dalam sistem parlementer yang dikuasai oleh para mantan jenderal tentara maupun yang masih aktif.

“Secara pribadi, ini adalah saat yang sangat menyenangkan bagi saya meskipun saya tidak tahu apa tujuannya mengunjungi negara kami,” kata Suu Kyi kepada pers setelah pertemuan tertutup  dengan Tutu selama satu jam di rumahnya yang terletak di pinggir danau, yang merupakan penjaranya selama beberapa dekade.

Dalam konferensi pers, Tutu menyerukan untuk  mempercepat reformasi ekonomi dan politik yang berkelanjutan di Myanmar dan negara itu akan menikmati kebebasan sejati dalam waktu dekat.

Dia juga bertemu dengan sekelompok mantan tahanan politik di Yangon kemarin pagi.

Tahun 1984, Tutu menerima Hadiah Nobel  Perdamaian atas perannya dalam gerakan anti-apartheid di Afrika Selatan dan sejak itu ia menyampaikan seruan moral yang berpengaruh untuk mengakhiri pelanggaran hak asasi manusia di seluruh dunia.

Dia tiba di Yangon pada Senin dan dijadwalkan memberikan pidato kepada rakyat Burma di American Center dan mengadakan kunjungan ke situs wisata utama negara itu, termasuk Bagan di pusat Myanmar.

Menjelang kunjungan Tutu, parlemen Rohingya Shwe Maung dari Negara Bagian Arakan meminta Tutu melalui posting twitter  untuk membantu menyelesaikan konflik yang sedang berlangsung di barat Myanmar di mana serangkaian kerusuhan mematikan di antara komunitas Buddha Arakan dan Muslim Rohingya.

Sumber: Archbishop Tutu visits Yangon, Suu Kyi

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Karitas galang dana 3 juta Euro untuk korban gempa di Nepal
  2. Keluarga Filipina bersukacita menyambut penundaan hukuman mati Mary Jane
  3. Paus Fransiskus menyumbangkan dana untuk korban gempa di Nepal
  4. Laporan mengecam budaya impunitas di India terkait kekerasan agama
  5. Komnas Perempuan apresiasi “pembatalan” eksekusi mati Mary Jane
  6. Krisis migran dan perubahan iklim menjadi fokus perhatian Paus dan Sekjen PBB
  7. Terpidana mati kasus narkoba asal Brasil 'tidak sadar' akan dieksekusi
  8. Uskup Nepal mengisahkan kehancuran luar biasa akibat gempa
  9. Renungan Hari Minggu Paskah V bersama Pastor Bill Grimm
  10. Gereja Katolik adakan doa khusus bagi 8 terpidana yang dieksekusi
  1. Pemenang Oscar: Silence menginspirasi iman Katolik sejak masa kecil saya
  2. Pengagum Kardinal Sin dan tokoh Petisi 50 wafat
  3. Pelayanan Romo Carolus membuat FPI jatuh hati
  4. Seorang kardinal menegaskan Gereja Katolik tidak pernah bekerja untuk konversi
  5. Pengiriman bantuan kemanusian untuk korban gempa di Nepal mengalami hambatan
  6. Karitas galang dana 3 juta Euro untuk korban gempa di Nepal
  7. Otoritas Tiongkok bertindak tegas terkait tes gender janin
  8. Gereja Katolik adakan doa khusus bagi 8 terpidana yang dieksekusi
  9. Gereja Papua cari keadilan, perdamaian, dan stabilitas
  10. Pameran Karya Kampung Tugu: Jejak akulturasi budaya Portugis dan Indonesia
  1. Selalu ada Kartini di setiap zaman......
    Said Viktor Sagala on 2015-04-28 14:58:00
  2. Ya pak Kalla, tolong Anda bantu Pak Jokowi yang masih muda dalam segala hal deng...
    Said on 2015-04-28 09:58:00
  3. Istilah "kedaulatan hukum" seperti arti Kudus saja.. bukan! Sekarang dengan kep...
    Said on 2015-04-28 09:52:00
  4. Benar, setiap detik adalah baik untuk pengampunan. Terima kasih untuk petisi An...
    Said on 2015-04-28 09:35:00
  5. Beberapa tahun lagi kita akan meninggalkan bumi termasuk Indonesia. Pada waktu ...
    Said on 2015-04-24 08:03:00
  6. Diharap Bapak Menteri menyertakan pemuka agama lain disamping pemuka agama Islam...
    Said on 2015-04-24 07:52:00
  7. Orang berniat kurang baik takut pada simbol Salib Kristen... entah takut kejatuh...
    Said on 2015-04-23 07:55:00
  8. Senyum manis Kartini Susi penuh kasih pada bundanya... Siapa duga pada suatu har...
    Said on 2015-04-23 07:45:00
  9. Saya rasa saat yang tepat memohon grasi untuk Mary Jane dan yang lain adalah wak...
    Said on 2015-04-21 08:23:00
  10. Inilah orang kudus dewasa ini,, mereka mengorbankan diri tanpa takut dan dengan ...
    Said Boni Farneubun on 2015-04-19 06:56:00
UCAN India Books Online